Samarinda, Infosatu.co – Niat tidur lebih awal bisa berubah ketika ponsel masih berada di tangan. Awalnya hanya ingin memeriksa satu pesan atau melihat beberapa unggahan, tetapi aktivitas itu sering berlanjut hingga waktu tidur tanpa terasa sudah semakin larut.
Kebiasaan menggunakan ponsel menjelang tidur ternyata berkaitan dengan perubahan waktu tidur. Penelitian yang diterbitkan di JAMA Pediatrics pada 2026 menemukan penggunaan perangkat elektronik berhubungan dengan waktu mulai tidur yang lebih larut pada anak, remaja, dan dewasa muda.
Penelitian tersebut merupakan meta-analisis terhadap 25 studi dengan total 4.562 peserta. Hasilnya menunjukkan penggunaan layar memiliki kaitan dengan keterlambatan waktu tidur, terutama ketika perangkat digunakan setelah seseorang sudah berada di tempat tidur.
Artinya, persoalannya tidak sesederhana anggapan bahwa setiap penggunaan ponsel sebelum tidur otomatis membuat kualitas tidur memburuk. Waktu dan situasi penggunaannya juga menjadi bagian penting.
Kebiasaan membawa ponsel ke tempat tidur, misalnya, membuat seseorang lebih mudah memperpanjang waktu terjaga. Aktivitas yang sifatnya interaktif seperti membalas pesan, bermain gim atau terus berpindah dari satu konten ke konten lain juga dapat membuat seseorang tetap aktif ketika seharusnya mulai bersiap tidur.
Temuan serupa terlihat dalam penelitian terhadap lebih dari 122 ribu orang dewasa. Studi yang dipublikasikan pada 2025 tersebut menemukan penggunaan layar setiap hari sebelum tidur berkaitan dengan waktu tidur yang lebih larut, durasi tidur yang lebih pendek dan kemungkinan mengalami kualitas tidur yang lebih buruk.
Namun, hubungan tersebut tidak berarti penggunaan ponsel menjadi satu-satunya penyebab gangguan tidur. Pola tidur, aktivitas harian, kondisi lingkungan dan kebiasaan masing-masing orang juga dapat memengaruhi kualitas istirahat.
Untuk membantu membentuk kebiasaan tidur yang lebih baik, Centers for Disease Control and Prevention (CDC) menyarankan perangkat elektronik dimatikan setidaknya 30 menit sebelum waktu tidur.
Cara sederhananya bisa dimulai dengan meletakkan ponsel jauh dari tempat tidur, mematikan notifikasi yang tidak diperlukan atau menentukan batas waktu penggunaan sebelum bersiap tidur.
Sebab, masalahnya terkadang bukan karena seseorang memang berniat begadang. Bisa jadi malam sudah terlalu larut karena kalimat yang sama terus diulang: “cuma scroll sebentar.”
