infosatu.co
PEMKOT SAMARINDA

Bukan Sekadar Kenyang, DP2KB Samarinda Ingatkan Pentingnya Gizi untuk Tumbuh Kembang Anak

Teks: Kepala DP2KB Kota Samarinda, Deasy Evriani. (Foto: Dok/Pemkot Samarinda)

Samarinda, Infosatu.co – Upaya mencegah stunting tidak selalu harus dimulai dari langkah besar. Di lingkungan keluarga, perhatian sederhana seperti memastikan anak mendapat makanan bergizi, memantau pertumbuhan, menjaga kebersihan, hingga memberikan pengasuhan yang baik menjadi bagian penting dalam membangun tumbuh kembang anak secara optimal.

Kepala Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP2KB) Kota Samarinda, Deasy Evriani, menyampaikan bahwa keluarga memiliki peran utama dalam memastikan kebutuhan dasar anak terpenuhi sejak dini.

Menurutnya, pemenuhan gizi tidak cukup hanya membuat anak merasa kenyang, tetapi harus memperhatikan keberagaman dan kecukupan zat gizi.

“Pencegahan stunting itu dimulai dari rumah. Anak harus mendapatkan makanan yang cukup gizi, beragam, dan sesuai dengan kebutuhannya agar tumbuh dan berkembang secara optimal,” Ungkap Deasy kepada awak media, Sabtu, 31 Oktober 2026.

Lebih lanjut, Deasy menjelaskan, asupan makanan anak perlu mencakup berbagai sumber gizi, mulai dari protein hewani, sayur dan buah, karbohidrat, hingga sumber zat gizi lainnya. Ia menyebut keberagaman makanan menjadi salah satu hal yang perlu diperhatikan orang tua dalam keseharian.

“Kita ingin orang tua memahami bahwa makanan untuk anak bukan sekadar mengenyangkan, tetapi harus memenuhi kebutuhan gizinya. Protein hewani, sayur dan buah, karbohidrat, serta sumber zat gizi lainnya perlu diperhatikan,” ucap Deasy.

Selain pemenuhan gizi, pencegahan stunting juga perlu dibarengi dengan pemantauan pertumbuhan dan perkembangan anak secara berkala. Berat dan tinggi badan perlu dipantau untuk mengetahui kondisi pertumbuhan anak, sementara perkembangan anak juga harus diperhatikan oleh orang tua.

“Orang tua perlu rutin memantau berat dan tinggi badan anak serta memperhatikan perkembangannya. Jika ditemukan masalah dalam pertumbuhan atau perkembangan, jangan menunggu terlalu lama untuk berkonsultasi dengan tenaga kesehatan,” tegas Deasy.

Menurutnya, lingkungan yang bersih dan sehat turut menjadi bagian dari upaya pencegahan stunting. Pemenuhan imunisasi dan akses terhadap layanan kesehatan sesuai kebutuhan anak juga penting, termasuk memberikan perhatian serta pengasuhan yang baik di dalam keluarga.

“Gizi, kesehatan, kebersihan lingkungan, imunisasi, dan pola pengasuhan merupakan hal yang saling berkaitan. Karena itu, pencegahan stunting membutuhkan perhatian keluarga secara menyeluruh,” ujar Deasy.

Deasy juga menambahkan, langkah-langkah sederhana yang dilakukan keluarga hari ini merupakan investasi penting bagi masa depan anak.

Ketika kebutuhan gizi terpenuhi, pertumbuhan dipantau, kesehatan dijaga, dan anak memperoleh pengasuhan penuh kasih sayang, keluarga turut membangun fondasi generasi yang lebih sehat dan kuat.

“Anak yang sehat dan tumbuh optimal merupakan bagian dari keluarga yang berkualitas sekaligus investasi untuk membentuk generasi masa depan yang lebih kuat. Semua itu bisa dimulai dari rumah,” tutup Deasy. (ADV)

Related posts

Dari Kartu RFID hingga CCTV, DLH Samarinda Perkuat Pengawasan Operasional Truk Sampah

Musriva

Jaga Kantor Tetap ASRI, ASN Kelurahan Temindung Permai Perkuat Semangat Gotong Royong

Musriva

Jalan Kartini Jadi Sasaran Gotong Royong, Kecamatan Samarinda Kota Dorong Lingkungan Bersih

Musriva