Samarinda, infosatu.co – Wakil Ketua DPRD Kalimantan Timur (Kaltim) Seno Aji menyoroti kurangnya pembangunan atau perbaikan infrastruktur jalan penghubung antar kabupaten/kota di Benua Etam.
Diakuinya ada beberapa hambatan yang terjadi terhadap perbaikan akses jalan tersebut. Salah satunya karena status jalan atau kewenangan itu adalah milik pemerintah pusat.
“DPRD Kaltim meminta Kementerian PUPR untuk memberikan atensinya, berupa perbaikan-perbaikan jalan antar kabupaten yang merupakan wewenang kementerian atau pemerintah pusat,” ucap politisi Gerindra itu di ruang kerjanya, kantor DPRD Kaltim Jalan Teuku Umar, Senin (10/1/2022).
Akan tetapi menurut pria kelahiran 1971 itu, pemerintah pusat beritikad baik dengan memberikan anggaran untuk Katim. Tentu saja anggaran ini dikhususkan untuk perbaikan jalan antar kabupaten/kota.
“Untuk akses jalan dari Tenggarong ke Melak misalnya, atau juga perbaikan jalan dari Samarinda ke Bontang. Dan ini sedang mereka lakukan, syukur alhamdulillah berjalan dengan lancar,” terangnya.
Selain itu, pihaknya juga sudah meminta pemerintah provinsi (Pemprov) agar segera mengalokasikan anggaran terbesar untuk jalan-jalan antar kabupaten/kota di Kaltim.
Terutama jalan umum yang seharusnya digunakan untuk kepentingan masyarakat umum, namun malah diperuntukkan sebagai akses jalan alat-alat besar.
“Contohnya saja seperti kegiatan pengangkutan batu bara ataupun pengangkutan kelapa sawit, semestinya tidak dilakukan di jalan umum. Oleh sebab itu, kita juga meminta pemerintah untuk memastikan kekuatan jalan itu dibuat setara dengan jalan-jalan produksi,” jelasnya.
Menurutnya, hal ini perlu diperhatikan supaya akses jalan penghubung yang diperbaiki tidak mudah rusak. Tujuan lainnya, agar jalan ini bisa digunakan untuk kendaraan industri yang berkaitan dengan ekonomi kerakyatan.
“Paling tidak tahun depan, jalan-jalan tersebut seperti sedia kala. Saya berharap di usia ke-65 tahun ini, Kaltim memiliki infrastruktur yang baik dan layak supaya masyarakat bisa menggunakannya dalam beraktivitas. Ini perlu diperhatikan supaya kegiatan ekonomi di Kaltim dapat berkembang dengan baik,” tegasnya. (editor: Dani)
