Samarinda, Infosatu.co – Penguatan sektor maritim tidak hanya berbicara tentang kelancaran arus pelayaran, tetapi juga menyangkut terbukanya peluang usaha, tumbuhnya perdagangan, hingga kesejahteraan masyarakat.
Hal tersebut menjadi perhatian Wali Kota Samarinda, Andi Harun, saat secara resmi membuka Rapat Anggota Cabang (RAC) VIII DPC Indonesian National Shipowners’ Association (INSA) Samarinda Tahun 2026, Kamis, 5 November 2026 siang.
Mengusung tema “Bersama Membangun Maritim Kalimantan Timur”, kegiatan ini menjadi momentum memperkuat konsolidasi organisasi dan mendorong industri pelayaran yang profesional serta berdaya saing.
Dalam sambutannya, Andi Harun menegaskan bahwa sektor pelayaran dan kepelabuhanan memiliki posisi strategis dalam mendukung pertumbuhan ekonomi daerah.
Menurutnya, konektivitas laut yang kuat berperan penting dalam memperlancar distribusi barang, memperluas jangkauan perdagangan, serta mendukung aktivitas dunia usaha.
“Pelayaran dan kepelabuhanan bukan sekadar urusan transportasi, tetapi merupakan bagian penting dari rantai ekonomi yang menentukan kelancaran distribusi dan daya saing daerah,” ungkap Andi Harun.
Ia juga menilai Samarinda memiliki potensi besar untuk terus berkembang sebagai pusat perdagangan dan jasa di Kalimantan Timur (Kaltim).
Keberadaan Sungai Mahakam sebagai jalur transportasi dan aktivitas pelayaran menjadi salah satu kekuatan yang perlu dikelola secara optimal.
“Samarinda memiliki modal strategis melalui keberadaan Sungai Mahakam. Potensi ini harus kita dorong agar semakin memberikan manfaat bagi kegiatan perdagangan, pelayaran, dan pertumbuhan ekonomi masyarakat,” jelas AH sapaan karibnya.
Karena itu, Andi Harun mendorong agar hubungan dan kerja sama antara pemerintah daerah, pelaku usaha pelayaran, serta seluruh pemangku kepentingan terus diperkuat.
Menurutnya, kemajuan industri maritim membutuhkan tata kelola yang baik, profesionalisme organisasi, serta komitmen bersama dalam menjaga keberlanjutan sektor pelayaran.
“Kita membutuhkan sinergi yang kuat agar industri pelayaran semakin profesional, memiliki daya saing, dan mampu menjawab tantangan perkembangan ekonomi serta kebutuhan masyarakat,” tegas Andi Harun.
Melalui RAC VIII DPC INSA Samarinda Tahun 2026, Andi Harun berharap lahir kepengurusan yang mampu memperkuat peran organisasi sekaligus memberikan kontribusi nyata bagi pembangunan daerah.
Andi Harun juga menekankan, maritim yang kuat bukan hanya tentang konektivitas antardaerah, melainkan juga tentang membuka peluang, menggerakkan perekonomian, dan menghadirkan kesejahteraan.
“Saya berharap forum ini menghasilkan kepemimpinan dan program kerja yang membawa INSA semakin berkembang serta menjadi mitra strategis dalam membangun sektor maritim Kaltim,” pungkasnya. (ADV)
