infosatu.co
PEMKOT SAMARINDA

Saefuddin Minta UMKM Samarinda Perkuat Kemandirian Ekonomi Lewat Usaha Kreatif

Teks: Wakil Wali Kota Samarinda, Saefuddin Zuhri usai menghadiri Sharing Session bertema "Tetap Cuan di Tengah Badai: Seni Bertahan UMKM di Kota Samarinda". (Foto: Dok/Pemkot Samarinda)

Samarinda, Infosatu.co – Pemanfaatan potensi usaha di lingkungan rumah tangga dinilai dapat menjadi salah satu cara bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) untuk memperkuat kemandirian ekonomi di tengah tekanan ekonomi.

Dalam kesempatan itu, Wakil Wali Kota Samarinda Saefuddin Zuhri menilai kegiatan sederhana seperti menanam cabai menggunakan polybag dapat memberikan manfaat ekonomi apabila dikelola secara konsisten.

Menurutnya, kreativitas dalam mengembangkan usaha menjadi penting di tengah keterbatasan fiskal dan kebijakan efisiensi anggaran. Kondisi tersebut tidak boleh menghambat aktivitas ekonomi masyarakat kecil yang menjadi bagian penting dari perekonomian daerah.

“Kalau keluarga kecil menanam sekitar 10 sampai 20 pohon, cabainya bisa dimanfaatkan sendiri dan dijual kepada teman-teman yang lain,” ungkap Saefuddin saat menghadiri Sharing Session bertema “Tetap Cuan di Tengah Badai: Seni Bertahan UMKM di Kota Samarinda” di Ruang Arutalla Bapperida, Kamis, 5 November 2026.

Saefuddin menilai produk olahan tradisional dan berbagai hasil usaha rumahan memiliki potensi untuk dikembangkan. Melalui kegiatan bazar, pelaku UMKM dapat memperluas pemasaran sekaligus mendekatkan produk kepada konsumen.

“Keberadaan bazar murah turut membantu masyarakat mendapatkan barang dengan harga lebih terjangkau, tanpa harus mengeluarkan biaya tambahan untuk berbelanja di pusat perbelanjaan,” ucapnya.

Terkait kebutuhan lokasi pemasaran, Saefuddin mengakui sejumlah pelaku UMKM mengharapkan adanya tempat khusus untuk berjualan. Namun, ia menyebut Samarinda telah memiliki sejumlah titik usaha yang dapat dimanfaatkan melalui koordinasi dengan pemerintah maupun pihak swasta.

Ia mendorong pelaku usaha untuk membangun komunikasi dengan pihak terkait agar peluang penggunaan lokasi tersebut dapat dimaksimalkan.

Lebih lanjut, Saefuddin mengingatkan agar pelaku UMKM tidak menjalankan usaha hanya karena mengikuti tren. Setiap kegiatan bisnis perlu disesuaikan dengan kemampuan modal, keterampilan, dan pengetahuan yang dimiliki.

“Sesuaikanlah dengan kemampuan, sesuaikanlah dengan keahlian masing-masing,” tegasnya.

Saefuddin juga menekankan pentingnya penguatan ekonomi kerakyatan dalam menghadapi tantangan inflasi di Samarinda. Menurutnya, aktivitas usaha masyarakat yang terus bergerak dapat membantu menjaga daya beli sekaligus mendukung pertumbuhan ekonomi kota.

Ia berharap kegiatan edukasi dan berbagi pengalaman dalam forum tersebut dapat menjadi bekal bagi pelaku UMKM untuk mengembangkan usaha secara berkelanjutan.

“Kami mengajak masyarakat mengelola sampah sejak dari sumbernya. Sampah organik.dapat diolah menjadi kompos yang bermanfaat bagi tanaman dan memiliki nilai ekonomi apabila dikelola dengan baik,” tutup Saefuddin. (ADV)

Related posts

Perkuat Ekonomi Masyarakat, Misrini Salik Dorong UMKM di Sidomulyo Terus Berinovasi

Musriva

Andi Harun Siapkan Harapan Baru Fishery and Waterfront Hub, Dermaga Dikembangkan Jadi Kawasan Wisata Terpadu

Musriva

Deasy Evriyani Dorong Gotong Royong Lintas Sektor Percepat Penurunan Stunting

Musriva