infosatu.co
KALTIM

Aksi Mahasiswa Tertahan di Pagar Kantor Gubernur, Rudy Mas’ud ke Jakarta Perjuangkan Sawit dan Kelangkaan BBM

Teks: Aksi demonstrasi warga di Kaltim berlangsung saat Gubernur Rudy Mas’ud melakukan kunjungan kerja ke Jakarta untuk membahas sejumlah persoalan daerah (Infosatu.co/R’sya)

Samarinda, Infosatu.co – Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kalimantan Timur (Kaltim) Ririn Sari Dewi menjelaskan keberangkatan Gubernur Kaltim Rudy Mas’ud ke Jakarta pada Rabu, 4 November merupakan agenda kedinasan yang telah terjadwal.

Keberangkatan itu menjadi sorotan setelah foto Rudy Mas’ud berada di dalam pesawat menuju Jakarta beredar di tengah rencana aksi penyampaian aspirasi masyarakat di Kaltim.

Ririn menegaskan, perjalanan tersebut bukan untuk menghindari masyarakat yang hendak menyampaikan aspirasi. Menurutnya, ada sejumlah persoalan daerah yang akan dibawa Gubernur ke tingkat pusat, mulai dari industri turunan kelapa sawit hingga kelangkaan bahan bakar minyak (BBM) dan pemadaman listrik bergilir.

Di Jakarta, Rudy Mas’ud dijadwalkan bertemu Menteri Perindustrian pada pukul 15.00 WIB. Pertemuan itu membahas peninjauan Peraturan Menteri Perindustrian Nomor 32 Tahun 2024 tentang Klasifikasi Komoditi Turunan Kelapa Sawit.

Pembahasan tersebut melibatkan enam perusahaan yang memiliki refinery sawit di Kaltim. Mereka akan menyampaikan persoalan industri, terutama terkait peluang relaksasi penerapan regulasi agar hasil sampingan pengolahan kelapa sawit dapat dimanfaatkan dan dipasarkan.

Persoalan lain yang turut dibawa Gubernur adalah kelangkaan BBM dari Pertamina dan pemadaman listrik bergilir oleh PLN. Untuk itu, Rudy Mas’ud juga dijadwalkan mengunjungi Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM).

Di sisi lain, agenda pemerintahan di tingkat daerah tetap berjalan. Wakil Gubernur Kaltim Seno Aji dijadwalkan menghadiri rapat bersama menteri dan Wakil Ketua MPR.

Sekretaris Daerah Provinsi Kaltim juga berada di Jakarta untuk mengikuti The 2nd Steering Committee Meeting Tim Koordinasi Strategis Proyek Green Jobs for Social Inclusion and Sustainable Transformation (GESIT) bersama Bappenas.

Pertemuan tersebut membahas perkembangan proyek, koordinasi lintas sektor, serta keberlanjutan program agar sejalan dengan prioritas pembangunan nasional dan daerah.

Terkait penyampaian aspirasi masyarakat yang berlangsung hari ini, Ririn memastikan pemerintah tetap menyediakan ruang komunikasi. Aspirasi warga dijadwalkan diterima Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat, Plt Kepala Biro Pemerintahan dan Otonomi Daerah, serta OPD terkait.

“Pemerintah tetap menghormati hak masyarakat dalam menyampaikan aspirasi serta memastikan penyelenggaraan pemerintahan dan pelayanan publik di Kaltim tetap berjalan,” tegas Ririn.

Pemprov Kaltim menyatakan aspirasi yang disampaikan masyarakat akan diterima untuk selanjutnya ditindaklanjuti.

Aksi mahasiswa yang tergabung dalam Gerakan Rakyat Menggugat (Geram) dimulai sekitar pukul 15.00 WIB. Aksi mereka awalnya terhenti di pagar masuk Kantor Gubernur. Puluhan petugas polisi menghadang mereka dengan barikade berlapis.

Selepas salat ashar, mahasiswa mencoba merangsek masuk ke halaman Kantor Gubernur. Namun barikade polisi berhasil menahan mereka masuk. Hingga berita ini diturunkan aksi masih berlangsung.

Related posts

Tol IKN–Pulau Balang Dibuka Khusus untuk Kontingen Porprov Kaltim, Aksesnya Cuma 23 Hari

R'sya Rahmadina

Jagung Kaltim Makin Menyusut, Luas Panen 2026 Anjlok 40 Persen

R'sya Rahmadina

Eko Novan Gantikan Hendri Umar sebagai Kapolresta Samarinda

Rizki