infosatu.co
PEMERINTAH

Banpres Karhutla Kaltim Rp20 Miliar Dikelola Provinsi, Samarinda Dapat Bantuan Peralatan

Teks: Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Samarinda Suwarso saat wawancara. (Infosatu.co/Adi)

Samarinda, Infosatu.co – Pemerintah Kota (Pemkot) Samarinda bakal mendapat dukungan bantuan untuk penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) dari alokasi Bantuan Presiden (Banpres) senilai Rp20 miliar yang diterima Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur (Pemprov Kaltim).

Namun, bantuan tersebut tidak disalurkan dalam bentuk dana tunai kepada pemerintah kota. Dukungan yang disiapkan untuk Samarinda diperkirakan berupa peralatan penanganan karhutla, alat pelindung diri (APD), kebutuhan makan dan minum, bahan bakar minyak (BBM), hingga uang lelah bagi relawan.

Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Samarinda Suwarso membeberkan pihaknya telah menerima informasi dari BPBD Provinsi Kaltim mengenai rencana pembagian bantuan kepada sejumlah kabupaten/kota yang tidak menerima Banpres secara langsung.

“Kepala BPBD provinsi sudah berkomunikasi dengan kami bahwa dari Rp20 miliar nanti ada anggaran yang disampaikan ke kota. Tapi bukan dalam bentuk uang, kemungkinan dalam bentuk peralatan, APD, kemudian makan minum,” kata Suwarso, Senin, 2 November 2026.

Selain kebutuhan tersebut, bantuan juga diperkirakan mencakup BBM dan uang lelah bagi relawan yang terlibat dalam penanganan karhutla. Meski demikian, BPBD Samarinda belum mengetahui secara pasti nilai maupun jumlah bantuan yang akan dialokasikan untuk daerah tersebut.

Pengelolaan anggaran Banpres tetap berada di tangan pemerintah provinsi. Dengan skema tersebut, dukungan untuk Samarinda akan disalurkan melalui pemenuhan kebutuhan operasional dan perlengkapan, bukan transfer dana langsung ke kas pemerintah kota.

Suwarso menyebutkan Pemkot Samarinda tetap harus mengajukan kebutuhan secara resmi kepada BPBD Provinsi Kaltim.

Pengajuan itu diperlukan agar bantuan yang dibagikan dapat disesuaikan dengan kebutuhan personel dan penanganan karhutla di lapangan.

“Kita mengajukan. Kita tetap mengajukan, apalagi jumlah personel relawan Samarinda dengan kabupaten/kota lain agak berbeda. Jadi, kita tetap mengajukan secara surat sebagai persyaratan,” ujarnya.

Sebelumnya, Banpres untuk penanganan karhutla di Kaltim dialokasikan kepada tiga penerima, yakni Pemprov Kaltim sebesar Rp20 miliar, Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) Rp15 miliar, dan Kabupaten Berau Rp10 miliar.

Related posts

Kebakaran Hanguskan 32 Rumah di Samarinda, 109 Warga Terima Bantuan Logistik Pemprov Kaltim

R'sya Rahmadina

Anggaran Kesehatan Hewan Samarinda Hanya Rp50 Juta

R'sya Rahmadina

Rudy Mas’ud Buka Porprov IV Korpri Kaltim, 1.418 ASN Siap Berlaga

R'sya Rahmadina