infosatu.co
OLAHRAGA

Takluk dari PSIM, Borneo FC Tertahan di Posisi ke-13 Klasemen

Teks: Borneo FC saat melakoni laga tandang melawan PSIM Yogyakarta. Skor 2-1 untuk kemenangan tuan rumah. (Dok: Borneo FC)

Samarinda, Infosatu.co – Borneo FC Samarinda gagal membawa pulang poin saat bertandang ke markas PSIM Yogyakarta pada pekan kedelapan BRI Super League 2026/2027.

Sempat unggul lebih dahulu, Pesut Etam justru harus mengakui keunggulan tuan rumah dengan skor 1-2 di Stadion Sultan Agung, Bantul, Minggu, 1 November 2026.

Borneo FC membuka keunggulan melalui Asgal Habib Altarik pada menit ke-33. Gol tersebut tercipta setelah menerima umpan dari Aditya Warman.

Namun, keunggulan tim tamu tidak bertahan hingga pertandingan berakhir. PSIM berhasil menyamakan kedudukan melalui Adrian Purzycki pada menit ke-57 sebelum Savio Sheva mencetak gol kemenangan lewat tembakan jarak jauh pada menit ke-64.

Pelatih Borneo FC, Mauro Jeronimo, mengakui timnya tidak menunjukkan permainan terbaik, terutama pada 30 hingga 35 menit pertama. Rendahnya intensitas permainan dan banyaknya kesalahan dalam mengalirkan bola membuat Borneo FC kesulitan mengembangkan permainan.

“Kami tidak bermain dengan baik selama 30-35 menit pertama. Intensitas kami kurang, kami kesulitan, kehilangan banyak umpan, dan kontrol bola juga buruk. Kami tidak cukup kuat dibandingkan pertandingan sebelumnya,” ujarnya dalam konferensi pers seusai pertandingan, Minggu, 1 November 2026.

Mauro menilai permainan anak asuhnya mengalami peningkatan setelah turun minum. Borneo FC mulai tampil lebih agresif dan mampu memperbaiki sejumlah aspek permainan.

Meski demikian, ia menilai masih banyak hal yang harus dibenahi, terutama konsistensi dan kemampuan pemain dalam menjaga penguasaan bola.

“Kami meningkat dalam banyak aspek pada babak kedua. Namun, ada banyak hal yang perlu ditingkatkan dan dipelajari dari pertandingan ini agar ke depannya bisa lebih baik. Kami memiliki tim yang sangat muda sehingga harus lebih fokus dan memahami apa yang harus dilakukan di lapangan,” jelasnya.

Mauro juga menyinggung gol kedua PSIM yang dicetak Savio Sheva melalui tembakan jarak jauh. Menurutnya, gol tersebut sebenarnya bisa diantisipasi apabila pemain Borneo FC lebih cepat menutup ruang tembak lawan.

Ia mengakui kualitas penyelesaian akhir Savio, tetapi menilai timnya seharusnya tidak memberikan keleluasaan kepada pemain PSIM untuk melepaskan tembakan dari luar kotak penalti.

“Itu tembakan yang bagus dan menjadi keuntungan bagi dia. Namun, kami seharusnya memiliki pemain yang bisa menghalangi atau memblokir tembakan tersebut. Selamat untuk dia dan timnya, karena mereka memang layak mendapatkan hasil ini,” tuturnya.

Kekalahan tersebut membuat Borneo FC tertahan di posisi ke-13 klasemen sementara dengan sembilan poin.

Sementara itu, kemenangan ini menjadi yang pertama bagi PSIM Yogyakarta setelah menjalani tujuh pertandingan tanpa kemenangan, sekaligus membawa mereka mengoleksi lima poin di posisi ke-15.

Related posts

Mauro Jeronimo Siapkan Rotasi Pemain Borneo FC Hadapi Jadwal Padat November

Rizki

Bukan Sekadar Bertanding, Open Tournament Jadi Saringan Atlet Anggar Kaltim

R'sya Rahmadina

Dua Kemenangan di ACGL Dongkrak Kepercayaan Diri Borneo FC Hadapi PSS Sleman

Rizki