infosatu.co
OLAHRAGA

Mauro Jeronimo Siapkan Rotasi Pemain Borneo FC Hadapi Jadwal Padat November

Teks: Pelatih Borneo FC Samarinda, Mauro Jeronimo. (Dok: Borneo FC)

Samarinda, Infosatu.co – Borneo FC Samarinda bersiap menghadapi rangkaian pertandingan dengan jadwal padat sepanjang November 2026.

Pelatih Borneo FC, Mauro Jeronimo, mengakui kondisi tersebut menjadi tantangan tersendiri, terutama dalam menjaga kebugaran pemain di tengah intensitas pertandingan dan perjalanan antarkota.

Borneo FC akan mengawali rangkaian pertandingan November dengan menghadapi PSIM Yogyakarta pada pekan kedelapan BRI Super League 2026/2027. Pertandingan tersebut berlangsung di Stadion Sultan Agung, Bantul, Minggu, 1 November 2026, pukul 16.30 Wita.

Mauro mengatakan, persiapan tim berjalan baik setelah kemenangan 2-1 atas PSS Sleman pada pertandingan sebelumnya. Borneo FC memilih tetap berada di Yogyakarta untuk melanjutkan latihan sekaligus menganalisis kekuatan calon lawannya.

“Kami sudah menganalisis lawan dengan baik. Kami memahami PSIM merupakan tim yang bagus dan sedang berada dalam fase perubahan dengan pelatih baru. Namun, kami harus tetap fokus dan siap menghadapi apa pun yang mereka tampilkan dalam pertandingan nanti,” ujarnya dalam konferensi pers pralaga, Sabtu, 31 Oktober 2026.

Menghadapi padatnya kalender pertandingan, Mauro memastikan rotasi pemain menjadi salah satu langkah yang harus dilakukan tim pelatih.

Apalagi, Borneo FC tidak hanya berkompetisi di level domestik, tetapi juga membawa nama Indonesia dalam kompetisi antarklub internasional.

Menurutnya, tantangan bukan hanya terletak pada frekuensi pertandingan, melainkan juga perjalanan panjang antarkota yang dapat memengaruhi kondisi fisik pemain.

“November akan menjadi bulan yang sulit bagi kami. Perjalanan di Indonesia juga tidak mudah, terutama ketika jeda ant pertandingan sangat pendek. Namun, kami akan berusaha mempersiapkan seluruh pemain agar siap ketika mendapatkan kesempatan bermain,” jelasnya.

Meski demikian, ia melihat situasi tersebut sebagai kesempatan bagi seluruh pemain untuk menunjukkan kemampuan. Mauro menyebut timnya memiliki kedalaman skuad yang memungkinkan pemain lain mengambil peran ketika ada rekannya yang tidak bisa tampil.

Ia juga menegaskan rotasi menjadi kebutuhan tim agar tetap kompetitif di tengah keikutsertaan dalam beberapa kompetisi.

“Jika ada satu pemain yang tidak bisa bermain, pemain lain harus datang dan memberikan segalanya. Kami harus siap menghadapi siapa pun yang ada di depan,” tegasnya.

Sementara itu, pemain Borneo FC, Aditya Warman, memastikan persiapan tim berjalan dengan baik. Ia menyatakan para pemain siap menghadapi PSIM Yogyakarta.

“Kami sudah melakukan persiapan dengan cukup baik dan siap bermain melawan PSIM,” singkatnya.

Related posts

Bukan Sekadar Bertanding, Open Tournament Jadi Saringan Atlet Anggar Kaltim

R'sya Rahmadina

Dua Kemenangan di ACGL Dongkrak Kepercayaan Diri Borneo FC Hadapi PSS Sleman

Rizki

Pernah Berjaya di PON, Anggar Kaltim Ditantang Kembalikan Gengsi

R'sya Rahmadina