infosatu.co
PEMKOT SAMARINDA

ProBebaya Award Jadi Momentum Kelurahan Pelabuhan Perkuat Kepedulian Lingkungan

Teks: Suasana kegiatan gotong royong yang dilakukan oleh pemerintah kelurahan Pelabuhan di kawasan RT 05. (Foto: Dok/Pemkot Samarinda)

Samarinda, Infosatu.co — Lingkungan yang bersih dan nyaman tidak hanya lahir dari penataan wilayah, tetapi juga dari kepedulian serta keterlibatan warganya.

Semangat tersebut terlihat dalam kegiatan kerja bakti gabungan yang dilaksanakan Kelurahan Pelabuhan di wilayah RT 05 sebagai bagian dari persiapan menghadapi penilaian ProBebaya Award.

Partisipasi masyarakat juga menjadi bagian penting dalam mendukung keberhasilan Program Pembangunan dan Pemberdayaan Masyarakat (ProBebaya), yang menempatkan keterlibatan warga sebagai salah satu unsur pembangunan di tingkat kelurahan.

Dalam kesempatan itu, Lurah Pelabuhan, Harry Santoso Abidin, mengatakan kerja bakti bukan sekadar kegiatan membersihkan lingkungan, melainkan juga sarana memperkuat kebersamaan dan menumbuhkan rasa tanggung jawab masyarakat terhadap wilayahnya.

“Kerja bakti ini menjadi momentum untuk memperkuat semangat gotong royong dan meningkatkan kepedulian warga terhadap kebersihan lingkungan. Kami berharap masyarakat terus berpartisipasi aktif, sehingga lingkungan Kelurahan Pelabuhan semakin bersih, tertata, dan nyaman,” ungkapnya saat ditemui awak media.

Menurut Harry, keterlibatan masyarakat menjadi salah satu faktor penting dalam menciptakan lingkungan yang berkelanjutan. Karena itu, semangat kebersamaan yang tumbuh melalui kegiatan kerja bakti diharapkan tidak berhenti pada saat penilaian berlangsung, tetapi terus diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.

Penilaian ProBebaya Award juga menjadi momentum bagi kelurahan untuk memperkuat pelaksanaan program pembangunan berbasis partisipasi masyarakat.

Melalui keterlibatan warga, berbagai upaya pembenahan lingkungan diharapkan dapat berjalan lebih efektif dan sesuai dengan kebutuhan setempat.

Kelurahan Pelabuhan berkomitmen untuk terus mendorong partisipasi masyarakat dalam menjaga kebersihan, menata kawasan permukiman, serta memperkuat budaya gotong royong.

Upaya tersebut sejalan dengan visi pembangunan Kota Samarinda menuju Kota Pusat Peradaban, yang tidak hanya ditopang oleh pembangunan fisik, tetapi juga oleh kepedulian, kedisiplinan, dan tanggung jawab bersama dalam menjaga lingkungan.

Dengan kolaborasi yang berkelanjutan antara pemerintah kelurahan dan masyarakat, lingkungan yang bersih, tertata, dan nyaman diharapkan dapat menjadi bagian dari kebiasaan warga, bukan sekadar capaian menjelang penilaian. (ADV)

Related posts

Pedagang Polder Air Hitam Kian Membludak, Jam Operasional Tembus Pukul 03.00 Dini Hari

Musriva

Bukan Sekadar Hafal Pasal, Mahasiswa Hukum di Samarinda Diasah Membaca Bukti dan Menguji Argumentasi

Musriva

Pesan Saefuddin Zuhri di HUT Kampung Purwodadi: Jaga Kerukunan, Utamakan Dialog

Musriva