Samarinda, Infosatu.co – Institut Keguruan dan Ilmu Pendidikan Persatuan Guru Republik Indonesia (IKIP PGRI) Kalimantan Timur (Kaltim) tengah menyiapkan langkah pengembangan kelembagaan untuk memperluas bidang pendidikan yang dimiliki.
Saat ini, IKIP PGRI Kaltim memiliki tiga fakultas dengan tiga program studi sarjana, yakni Fakultas Ilmu Pendidikan dengan Program Studi Pendidikan Kepelatihan Olahraga, Fakultas Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial dengan Program Studi Pendidikan Ekonomi, serta Fakultas Pendidikan Teknik dengan Program Studi Pendidikan Vokasional Teknologi Otomotif.
Pengembangan program studi menjadi salah satu kebutuhan penting apabila IKIP PGRI Kaltim ingin bertransformasi menjadi universitas. Dalam ketentuan perubahan bentuk perguruan tinggi, universitas setidaknya memiliki lima program studi sarjana dengan komposisi lintas rumpun ilmu.
Karena itu, penambahan bidang keilmuan menjadi pekerjaan yang terus dipersiapkan IKIP PGRI Kaltim. Sebelumnya, kampus tersebut juga telah menyusun rencana pembukaan sejumlah program studi baru, termasuk bidang eksakta, sebagai bagian dari persiapan menuju perubahan status menjadi universitas.
Pengembangan tersebut kembali mendapat dukungan dari Wakil Gubernur Kalimantan Timur Seno Aji saat menghadiri Wisuda ke-XXXI IKIP PGRI Kaltim di Hotel Bumi Senyiur, Samarinda, Rabu, 21 Oktober 2026.
Seno Aji menilai perluasan fakultas dapat menjadi langkah penting bagi IKIP PGRI Kaltim untuk meningkatkan kapasitas kelembagaan sekaligus memperluas pilihan pendidikan tinggi bagi masyarakat Kaltim.
“Kami sangat berharap IKIP PGRI bisa segera menelurkan satu program fakultas baru lagi, sehingga setelah ini IKIP PGRI akan berubah menjadi Universitas PGRI,” kata Seno Aji.
Menurutnya, pemerintah daerah akan terus mendukung pengembangan IKIP PGRI Kaltim. Ia berharap perguruan tinggi tersebut dapat semakin berperan dalam menyiapkan sumber daya manusia yang dibutuhkan Kaltim, terlebih di tengah perkembangan Ibu Kota Nusantara (IKN).
“Kami ingin Kalimantan Timur menjadi salah satu tujuan pendidikan nasional yang nantinya akan banyak mahasiswa dari luar menjadikan universitas-universitas di Kalimantan Timur sebagai tujuannya,” ujarnya.
Penguatan jenjang pendidikan juga mulai dilakukan IKIP PGRI Kaltim. Dalam agenda wisuda tersebut, kampus itu menandatangani kerja sama dengan Universitas PGRI Adi Buana Surabaya untuk pengembangan Program Magister Pendidikan Jasmani (Penjas).
Kerja sama tersebut membuka peluang pengembangan pendidikan pada jenjang magister sekaligus memberikan pilihan lanjutan bagi lulusan sarjana yang ingin meneruskan pendidikan di bidang kependidikan dan olahraga.
Seno Aji juga menyampaikan bahwa lulusan S1 memiliki peluang untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang S2. Ia menyebut program pendidikan lanjutan yang dikembangkan IKIP PGRI Kaltim dapat menjadi salah satu pilihan bagi lulusan di Kaltim.
“Kalau sudah lulus S1 maka akan ada jenjang selanjutnya. Terbuka lebar bagi saudara-saudara wisudawan dan wisudawati untuk melanjutkan program S2,” katanya.
Ia menambahkan, Pemprov Kaltim juga memiliki program Gratispol yang diarahkan untuk memperluas akses pendidikan tinggi bagi masyarakat. Menurutnya, pendidikan menjadi fondasi penting dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia daerah.
“Kami ingin membekali terlebih dahulu para mahasiswa kita agar mereka bisa menjadi sumber daya manusia yang tangguh dan bisa berpartisipasi untuk pembangunan Kalimantan Timur,” tuturnya.
Selain pengembangan pendidikan umum, Seno Aji turut menyoroti potensi IKIP PGRI Kaltim dalam bidang olahraga. Program Studi Pendidikan Kepelatihan Olahraga dinilai dapat menjadi bagian dari upaya mencetak sumber daya manusia yang mendukung pembinaan atlet di Kaltim.
Ia berharap pengembangan tersebut dapat ikut memperkuat prestasi olahraga Kaltim di tingkat nasional hingga internasional.
“Kami ingin para olahragawan yang berasal dari Kalimantan Timur bisa mengharumkan nama Kalimantan Timur,” pungkasnya.
