Bontang, Infosatu.co – Semangat sabilulungan atau gotong royong menjadi bagian dari peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 Hijriah yang digelar Paguyuban Warga Sunda Bontang (PWSB), Sabtu, 12 September 2026 malam.
Berlangsung di Padepokan PWSB, kegiatan tersebut digelar secara swadaya dan dihadiri ratusan jemaah yang terdiri atas pengurus, wargi PWSB, tamu undangan, serta masyarakat sekitar.

Peringatan Maulid Nabi tahun ini mengangkat tema “Meneladani Kesederhanaan Rasulullah SAW dalam Melestarikan Kearifan Lokal Sunda dengan Kreativitas Tiada Henti.”
Sekretaris PWSB Ade Darmawan menyebut kegiatan tersebut tidak hanya menjadi momentum untuk memperingati kelahiran Nabi Muhammad SAW, tetapi juga memperkuat kebersamaan di antara wargi PWSB.
Menurutnya, semangat tersebut diwujudkan melalui keterlibatan pengurus dan wargi dalam menyiapkan berbagai kebutuhan acara.
“Acara ini digagas untuk memperkuat rasa kebersamaan dan kecintaan kepada Rasulullah SAW serta meneladani kesederhanaan Rasulullah SAW dalam melestarikan kearifan lokal Sunda dengan kreativitas tiada henti, baik oleh pengurus maupun wargi PWSB,” kata Ade.
Hampir seluruh kebutuhan kegiatan, lanjut Ade, dipenuhi melalui semangat sabilulungan. Kontribusi yang diberikan tidak hanya berupa dana, tetapi juga makanan, perlengkapan, hingga tenaga.
“Acara ini pun dilakukan dengan sabilulungan atau gotong royong, semuanya ikut andil berpartisipasi. Ada yang berupa dana, nasi kotak, telur, rebusan, lampu, bahkan tenaga,” ujarnya.
Rangkaian kegiatan diawali penampilan Tim Rebana Ashabul Muslimin, kemudian dilanjutkan pembacaan ayat suci Al-Qur’an. Berikutnya diisi berupa penyampaian dari Ketua PWSB Yayat Ruhiyat dan Kepala BNN Kota Bontang Lulyana Ramdhani.
Puncak peringatan diisi ceramah Ustaz Abil Hasan Hamdani yang mengajak jemaah meneladani kesederhanaan Rasulullah SAW. Kegiatan kemudian ditutup dengan ramah tamah.
Ade turut menyampaikan apresiasi kepada Pembina PWSB Yos Yoyo Susanto yang memberikan dukungan terhadap pelaksanaan kegiatan, termasuk menyediakan tempat dan sejumlah kebutuhan konsumsi.
“Semua hebat, tidak bisa disebutkan satu per satu. Begitu pun yang sudah dilakukan Pembina PWSB Abah Yos Yoyo Susanto beserta istri. Selain menyediakan tempat acara, juga menyediakan hal lain, termasuk konsumsi dengan jumlah yang banyak,” katanya.
Sementara itu, Koordinator Bidang Kerohanian PWSB Kang Jeli mengatakan kelancaran kegiatan tidak terlepas dari kebersamaan dan kekompakan seluruh pihak yang terlibat.
Sementara itu, Koordinator Bidang Kerohanian PWSB Kang Jeli mengatakan, kelancaran kegiatan tidak terlepas dari kebersamaan dan kekompakan seluruh pihak yang terlibat.
“Alhamdulillah, acara dapat berjalan dengan baik dan lancar. Semoga kebersamaan dan kekompakan yang sudah terjalin dapat terus kita jaga,” ujar Jeli.
Ia berharap kegiatan Maulid Nabi dan kegiatan keagamaan lainnya dapat terus dilaksanakan di lingkungan wargi Sunda Bontang dengan kebersamaan yang semakin kuat.
“Mudah-mudahan kegiatan Maulid Nabi dan kegiatan keagamaan lainnya, khususnya di lingkungan wargi Sunda Bontang, dapat terus kita laksanakan dengan lebih baik, lebih kompak, dan semakin membawa keberkahan,” pungkasnya.
