infosatu.co
EKONOMI

Lapak Tak Aktif di Pasar Pagi Terancam Dicabut, Disdag Tunggu Keseriusan Pedagang

Teks: Sebagian lapak yang belum terisi di kawasan Pasar Pagi Samarinda. (Emmi/Infosatu)

Samarinda, Infosatu.co – Lapak Pasar Pagi yang dibiarkan kosong dan tidak digunakan untuk aktivitas perdagangan terancam dicabut. Dinas Perdagangan (Disdag) Kota Samarinda kini menunggu keseriusan pedagang untuk kembali mengaktifkan tempat jualannya sebelum mengambil langkah lebih tegas.

Kepala Disdag Kota Samarinda Nurrahmani mengatakan pihaknya masih memberikan kesempatan kepada pedagang untuk kembali menjalankan aktivitas jual beli di Pasar Pagi.

Namun, respons pedagang terhadap proses penataan yang dilakukan pemerintah menjadi salah satu pertimbangan dalam menentukan keberlanjutan hak penggunaan tempat berjualan.

“Kalau mereka tidak peduli ya kita cabut. Kami ingin melihat apa tindakannya. Apa tanggapannya,” ungkapnya, Senin 7 September 2026.

Menurutnya, pembahasan bersama pedagang menjadi bagian penting dalam mendorong kembali aktivitas perdagangan di Pasar Pagi. Pemerintah tidak ingin fasilitas dan tempat yang telah disediakan justru dibiarkan tanpa aktivitas.

Nurrahmani menilai kehadiran pedagang yang aktif berjualan menjadi salah satu faktor penting untuk menghidupkan kembali kawasan Pasar Pagi.

Karena itu, Disdag ingin melihat sejauh mana keseriusan pedagang setelah berbagai persoalan maupun kebutuhan mereka mulai dibahas melalui pertemuan bersama.

Selain persoalan aktivitas perdagangan, Disdag juga membuka kemungkinan adanya penyesuaian posisi pedagang. Pedagang yang merasa lokasi sebelumnya kurang strategis berpeluang mengusulkan perpindahan dan bergabung dengan pedagang lain yang memiliki jenis usaha serupa.

Namun ia menegaskan, kebijakan mengenai penataan ulang tersebut masih dalam tahap kajian. Pihaknya terlebih dahulu akan mencermati data pedagang, termasuk mereka (pedagang) yang hingga kini belum memperoleh pembagian tempat berjualan.

“Ini akan kami jadikan kegiatan rutin. Pembahasan bersama pedagang pun akan terus dilanjutkan secara berkala untuk menindaklanjuti berbagai poin yang masih menjadi persoalan,” pungkasnya.

Related posts

Eskalator Bukan Jaminan Pasar Pagi Kembali Ramai

Emmy Haryanti

Pedagang Grosir Pasar Pagi Bisa Gabungkan Lapak, Disdag Larang Sekat Permanen

Emmy Haryanti

Pasar Pagi Basah di Lantai Atas, Pemkot Samarinda Siapkan Evaluasi

Emmy Haryanti