infosatu.co
PEMERINTAH

Dispar Kaltim Siapkan 6 Agenda HUT RI, dari Susur Sungai hingga Mahakam Mask Carnival

Teks: Jumpa Pers Dinas Pariwisata Provinsi Kaltim terkait 6 agenda yang akan diselenggarakan sepanjang Agustus 2026. (Infosatu.co/Adi)

Samarinda, Infosatu.co – Enam agenda wisata, seni dan budaya disiapkan Dinas Pariwisata (Dispar) Kalimantan Timur (Kaltim) sepanjang Agustus 2026 untuk memeriahkan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.

Rangkaian kegiatan tersebut menjadi inisiatif Dispar Kaltim setelah Pemerintah Provinsi Kaltim meniadakan pawai dalam rangkaian perayaan HUT RI tahun ini. Kegiatan dirancang dalam skala terbatas dengan mengangkat potensi wisata, komunitas, seni, dan kreativitas masyarakat.

Kepala Dispar Kaltim Muhammad Faisal mengatakan inisiatif tersebut muncul setelah adanya dorongan dari berbagai komunitas dan pihak yang tetap menginginkan adanya kegiatan publik selama momentum kemerdekaan.

“Sekali lagi jangan salah kutip, ini bukan mengambil alih Pemprov, tapi karena Pemprov mengumumkan meniadakan pawai, jadi ini kami, Dispar Kaltim, berinisiasi,” kata Faisal, Selasa, 11 Agustus 2026.

Salah satu agenda yang disiapkan adalah susur Sungai Karang Mumus (SKM) sepanjang 17 kilometer yang dijadwalkan berlangsung pada 17 Agustus 2026.

Selain itu, Dispar Kaltim menggelar Gowes Wisata pada Sabtu, 22 Agustus 2026 pukul 07.00 Wita. Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya mengemas aktivitas olahraga sekaligus memperkenalkan potensi wisata di daerah.

Agenda lainnya yakni Mahakam Mask Carnival yang dijadwalkan berlangsung pada Minggu 30 Agustus pukul 07.00 Wita. Kegiatan tersebut mengambil rute pendek dari Taman Samarendah menuju Kantor Gubernur Kaltim.

Mahakam Mask Carnival akan memadukan tiga unsur utama, yakni pertunjukan seni pencak silat, kirab drum band, dan carnival street.

Faisal mengatakan konsep carnival sengaja dibuat sederhana dengan melibatkan masyarakat dan komunitas. Peserta juga tidak diwajibkan menggunakan topeng dengan bentuk tertentu.

“Karena desakan kawan-kawan banyak juga, kita batasin dengan tematik. Saya lagi uji coba. Topeng ini kan belum ada, topeng bebas aja ngeramein,” ujarnya.

Rangkaian kegiatan juga diisi lomba fotografi pada 26-27 Agustus di TCC serta lomba film pendek pada 28-29 Agustus di lokasi yang sama.

Lomba film pendek mengusung tema “Merayakan Cerita, Menghubungkan Cinema”, sedangkan lomba fotografi dan vlog diarahkan untuk memberikan ruang bagi masyarakat mengangkat berbagai sisi pariwisata Kaltim melalui karya visual.

Dispar Kaltim juga menyiapkan pengibaran bendera di Pulau Miang, Kutai Timur, sebagai bagian dari rangkaian kegiatan kemerdekaan.

Faisal mengatakan seluruh agenda tersebut tidak dirancang dalam skala besar. Konsep sederhana dipilih agar kegiatan tetap dapat berjalan tanpa membebani anggaran pemerintah.

Sejumlah kegiatan bahkan dapat terlaksana melalui dukungan berbagai pihak dan komunitas. Faisal menyebut sebagian agenda disiapkan tanpa menggunakan anggaran pemerintah.

“Untuk acara ini tidak pakai anggran APBD,” katanya.

Meski demikian, terdapat kebutuhan terbatas untuk beberapa agenda, khususnya lomba fotografi dan film pendek yang membutuhkan anggaran untuk keperluan juri.

Faisal menilai pola tersebut menjadi bagian dari upaya Dispar Kaltim untuk tetap menghadirkan kegiatan wisata dan budaya dengan mengandalkan kolaborasi, bukan semata-mata pembiayaan pemerintah.

Ia memastikan kegiatan serupa tidak berhenti pada momentum HUT RI. Dispar Kaltim telah menyiapkan agenda lanjutan pada Oktober dengan pola dukungan dan kolaborasi yang serupa.

“Memperingati hari kemerdekaan, kami mewakili pemerintah, walaupun ala-ala ya, terserah aja tanggapan orang apa, tapi kami melakukan,” pungkasnya.

Related posts

HUT RI ke-81 di Samarinda Tanpa Pawai Pembangunan, Tamu Upacara Juga Dipangkas

Rizki

Disdag Samarinda Angkat Bicara soal Video Perseteruan Sekuriti dan Media Saat Peliputan di Pasar Pagi

Rizki

Sungai Mahakam Surut, Pemprov Kaltim Siapkan Bantuan Pangan dan Alat Berat ke Long Apari

Rizki