infosatu.co
PEMERINTAH

BPSDM Kaltim Bekali ASN Keterampilan Voicepreneur untuk Perkuat Komunikasi Publik

Teks: Kepala BPSDM Kaltim, Nina Dewi. (Ist/Pemprov Kaltim)

Samarinda, Infosatu.co – Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim) membekali Aparatur Sipil Negara (ASN) dengan keterampilan voicepreneur, guna meningkatkan kualitas komunikasi pelayanan publik sekaligus membuka peluang pengembangan di sektor ekonomi kreatif.

Upaya tersebut dilakukan melalui webinar bertajuk “Voicepreneur ASN: Dari Ruang Pelayanan Publik Menjadi Peluang Ekonomi Kreatif” yang digelar pada Selasa 21 Juli 2026.

Kepala BPSDM Kaltim Nina Dewi mengatakan, transformasi digital menuntut pemerintah mampu menyampaikan informasi secara akurat, mudah dipahami, dan mampu membangun kepercayaan masyarakat.

Menurutnya, kualitas penyampaian pesan tidak hanya ditentukan oleh tampilan visual, tetapi juga oleh penggunaan intonasi, penekanan kata, serta ekspresi suara.

“Sering kali perhatian kita lebih tertuju pada tampilan visual konten, padahal cara mengucapkan sebuah pesan juga sangat menentukan bagaimana masyarakat memahami dan mempercayai informasi yang disampaikan,” ujarnya.

Nina menambahkan, suara menjadi representasi empati, profesionalisme, dan kredibilitas sebuah institusi. Di tengah perkembangan teknologi kecerdasan buatan (AI), ia menilai sentuhan manusia dalam komunikasi tetap memiliki nilai penting karena mengandung empati, konteks, serta tanggung jawab moral.

Sementara itu, Nadia Lestari menjelaskan bahwa suara merupakan identitas yang dapat membentuk karakter sekaligus citra sebuah instansi di mata publik.

“Suara adalah identitas. Persona yang ditunjukkan melalui suara akan membangun personal branding sebuah instansi,” katanya.

Dalam webinar tersebut, peserta memperoleh materi mengenai teknik dasar voice over, cara menyusun naskah birokrasi agar lebih komunikatif, produksi voice over menggunakan peralatan sederhana, hingga peluang mengembangkan profesi sebagai voicepreneur di industri kreatif.

Nadia menekankan kemampuan tersebut dapat menjadi nilai tambah bagi ASN selama tetap mengutamakan etika profesi dan tidak mengganggu tugas utama sebagai pelayan publik.

“Kami berharap ASN mampu meningkatkan kualitas komunikasi pemerintahan, memperkuat pelayanan kepada masyarakat, sekaligus mengembangkan kompetensi yang relevan dengan perkembangan industri kreatif,” pungkasnya.

Related posts

El Nino Menguat, DKPP Waspadai Ancaman Kekeringan Sawah

Emmy Haryanti

Pemenuhan Hak Anak Jadi Fokus HAN 2026, DP3A Kaltim Perkuat Kolaborasi Lintas Sektor

Emmy Haryanti

BPBD Samarinda Perkuat Antisipasi El Nino, Karhutla hingga Kekeringan Jadi Ancaman Utama

Emmy Haryanti