Samarinda, Infosatu.co – Ketidakpastian anggaran hibah untuk keikutsertaan Kota Samarinda pada Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) VIII Kalimantan Timur 2026 membuat KONI Samarinda mulai menyusun skala prioritas dengan memfokuskan pengiriman atlet pada cabang olahraga yang memiliki peluang besar menyumbang medali.
Strategi tersebut ditempuh agar penggunaan anggaran lebih efektif sembari menunggu kepastian pendanaan dari pemerintah daerah. Hal itu disampaikan Ketua Harian KONI Samarinda Roy Hendrayanto.
“Anggaran masih bersifat proyeksi karena jumlah nomor pertandingan yang dipertandingkan belum ditetapkan. Saat ini, pihaknya memperkirakan kontingen Samarinda akan diperkuat sekitar 1.500 hingga 1.700 atlet,” ungkapnya, Senin 20 Juli 2026.
Berdasarkan estimasi tersebut, kebutuhan anggaran diperkirakan berada pada kisaran Rp8 miliar hingga lebih dari Rp10 miliar, bergantung pada jumlah atlet yang akhirnya diberangkatkan ke Porprov VIII yang akan digelar di Kabupaten Paser pada November 2026.
“Memang nomor tanding belum ada diumumkan ya. Tapi kami perkirakan antara 1.500 sampai 1.700 atlet. Terkait anggaran inilah yang nanti kita bicarakan untuk mengikuti Porprov di Paser pada November 2026. Kalau 1.500, asumsinya adalah Rp8 miliar sekian. Kalau 1.700 itu berarti 10 miliar sekian,” tuturnya.
Roy menjelaskan pembahasan mengenai anggaran hibah masih terus dilakukan. DPRD Samarinda melalui Komisi IV dijadwalkan memfasilitasi pertemuan lanjutan bersama pemerintah daerah untuk menyamakan persepsi mengenai mekanisme penganggaran sesuai ketentuan yang berlaku.
