Bontang, Infosatu.co – Penataan ruang publik dinilai menjadi salah satu langkah strategis yang dapat dilakukan Pemerintah Kota Bontang untuk memperkuat citra daerah di tengah keterbatasan pembangunan fisik berskala besar.
Ketua Komisi B DPRD Kota Bontang Rustam mengatakan pembangunan wajah kota tidak selalu harus diwujudkan melalui gedung-gedung tinggi atau proyek monumental.
Menurutnya, kualitas ruang publik yang tertata, bersih dan nyaman justru dapat memberikan kesan positif bagi masyarakat maupun pengunjung.
“Kalau kita belum memiliki banyak gedung besar atau hotel tinggi, maka yang perlu diperkuat adalah kenyamanan dan keindahan kota. Itu yang akan dilihat orang ketika datang ke Bontang,” ujarnya, Selasa, 2 Juni 2026.
Ia menilai trotoar yang tertata, taman kota yang terawat, hingga pencahayaan jalan yang baik dapat menjadi bagian penting dalam membangun identitas kota yang lebih menarik dan ramah bagi masyarakat.
Menurut Rustam, penataan ruang publik tidak hanya berkaitan dengan aspek estetika, tetapi juga memiliki dampak terhadap perkembangan ekonomi daerah.
Kota yang nyaman dan tertata dinilai lebih berpotensi menarik kunjungan masyarakat dari luar daerah sekaligus meningkatkan kepercayaan investor.
Selain itu, ia juga menyoroti keberadaan kabel dan tiang utilitas yang masih terlihat semrawut di sejumlah titik. Kondisi tersebut dinilai perlu mendapat perhatian agar tidak mengurangi kualitas visual kawasan perkotaan.
“Kita ingin utilitas yang ada bisa lebih tertata. Jangan sampai justru mengganggu pemandangan dan mengurangi kesan rapi sebuah kota,” katanya.
Rustam menyebut DPRD membuka peluang untuk mendorong regulasi yang dapat mendukung penataan utilitas secara lebih baik di masa mendatang.
Langkah tersebut diharapkan dapat menjadi bagian dari upaya menciptakan wajah kota yang lebih tertib dan nyaman.
Ia optimistis pembenahan ruang publik yang dilakukan secara konsisten akan memberikan dampak positif bagi perkembangan Kota Bontang, baik dari sisi pariwisata, aktivitas ekonomi, maupun daya tarik investasi.
“Kalau kota tertata dan nyaman, masyarakat betah beraktivitas, pengunjung juga senang datang. Itu bisa menjadi modal penting untuk membangun citra Bontang ke depan,” tutupnya. (Adv)
