
Samarinda, infosatu.co – Dukungan terhadap peluncuran program Desa Cantik (Cinta Statistik) terus mengalir. Salah satunya dukungan dari kalangan wakil rakyat di legislatif.
Sekretaris Komisi IV DPRD Kota Samarinda, Riska Wahyuningsih, berharap inisiatif ini menjadi kesempatan untuk mempercepat pembaruan data di seluruh wilayah Samarinda Kalimantan Timur (Kaltim).
Riska menekankan bahwa akurasi data sangat krusial, terutama dalam menyukseskan program-program prioritas pemerintah pusat maupun daerah yang sedang berjalan.
“Besar harapan saya selaku anggota dewan, sesuai dengan apa yang diarahkan oleh Pak Wali Kota tadi, dengan adanya launching desa ini, pendataan up-to-date di Kota Samarinda bisa berjalan,” ujar Riska, Rabu, 29 April 2026 di Aula Arutalla Beperidda.
Riska secara khusus menyoroti pentingnya akurasi data terhadap efektivitas program yang dijalankan oleh Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP2KB).
Fokus utamanya tertuju pada percepatan penurunan angka stunting melalui program unggulan Gerakan Orang Tua Jaga Stunting (Genting).
Program ini dirancang untuk menjaring keterlibatan aktif masyarakat sebagai orang tua asuh yang mendampingi langsung keluarga dalam kategori rentan.
Melalui dukungan data yang up-to-date dari BPS dan Kominfo, Riska optimis intervensi terhadap anak-anak yang membutuhkan pendampingan akan menjadi jauh lebih cepat dan tepat sasaran.
“Pendataan dari BPS ini insyaallah akan sangat membantu dengan data-data yang sudah ada di Kota Samarinda, pembaruannya,” tambahnya.
Riska menilai, kolaborasi antara Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) dengan BPS merupakan solusi atas kendala keterlambatan pembaruan data yang selama ini terjadi.
Ia optimis bahwa sistem yang baru ini memungkinkan pergerakan data terpantau secara berkala, baik dalam hitungan mingguan maupun harian.
“Jadi, kalau dulu mungkin update-nya agak lambat, sekarang dengan kerja sama Kominfo dan BPS, update data itu akan ter-update setiap mingguan bahkan harian. Jadi begitu ada perubahan, langsung terdata,” tutupnya.
