infosatu.co
Samarinda

Terminal Samarinda Seberang Catat Lonjakan Penumpang Jelang Lebaran

Teks: Pengawas Satuan Pelayanan Terminal Tipe A Samarinda Seberang, Yunita Sari saat memberikan keterangan pers (Infosatu.co/Firda)

Samarinda, infosatu.co – Jumlah penumpang di Terminal Tipe A Samarinda Seberang, Samarinda, Kalimantan Timur (Kaltim) mulai mengalami peningkatan menjelang arus mudik Lebaran.

Kenaikan ini diikuti dengan bertambahnya jumlah armada yang diberangkatkan setiap hari.

Pengawas Satuan Pelayanan Terminal Tipe A Samarinda Seberang, Yunita Sari, mengatakan bahwa momentum Lebaran memang selalu mendorong meningkatnya penggunaan angkutan darat, khususnya bus antar kota antar provinsi (AKAP).

“Seperti tahun sebelumnya, momentum Lebaran ini memang meningkatkan antusiasme masyarakat menggunakan armada angkutan darat, khususnya bus antar kota provinsi,” ujarnya, Rabu, 18 Maret 2026.

Ia menjelaskan, total armada yang tersedia di terminal tersebut berjumlah 67 unit.

Namun, tidak seluruhnya beroperasi setiap hari karena sistem operasional dilakukan secara bergantian sesuai jadwal dari masing-masing perusahaan otobus (PO).

Saat ini, terdapat empat PO yang terdaftar, namun hanya tiga yang aktif beroperasi.

Pelayanan di terminal berlangsung mulai pukul 09.30 hingga 16.30 WITA. Pada hari normal di luar momentum Lebaran maupun Natal dan Tahun Baru, jumlah keberangkatan berkisar antara lima hingga tujuh unit armada per hari dan umumnya tidak terisi penuh.

“Kalau hari biasa, pemberangkatan paling banyak lima sampai tujuh unit dan itu tidak full seat,” jelasnya.

Sejak posko angkutan Lebaran dibuka pada 13 Maret hingga 30 Maret mendatang, jumlah keberangkatan terus meningkat.

Pada hari pertama tercatat sembilan unit armada, kemudian naik menjadi 12 unit pada 14 dan 15 Maret, serta mencapai 15 unit pada 16 Maret dan hari berikutnya.

Peningkatan ini juga diikuti dengan lonjakan jumlah penumpang. Yunita menyebut, pada salah satu hari tercatat sebanyak 343 penumpang berangkat dari terminal tersebut, terdiri dari penumpang dewasa laki-laki, perempuan, hingga anak-anak.

Terminal ini melayani rute Samarinda–Banjarmasin, dengan lintasan menuju wilayah Gambut Barakat. Terdapat dua jalur perjalanan yang dilayani, yakni melalui Barabai–Amuntai dan melalui Batu Licin.

Untuk perbandingan dengan tahun sebelumnya, Yunita mengatakan belum dapat disimpulkan secara signifikan.

Sebagai gambaran, pada hari pertama posko tahun 2025, jumlah keberangkatan sudah mencapai 12 unit dengan kondisi penuh.

Sementara pada tahun ini, hari pertama baru mencapai sembilan unit.

“Kita berharap fluktuasi grafiknya dari kecil ke besar, kalau tahun lalu dari besar ke kecil,” katanya.

Ia juga menambahkan bahwa pembagian kapasitas tempat duduk dilakukan agar penumpang dari daerah lain, seperti Balikpapan, tetap mendapatkan kuota.

Biasanya, bus yang berangkat dari Samarinda belum terisi penuh dan akan diisi kembali di titik berikutnya.

Sementara itu, terkait perayaan Nyepi di Bali, kondisi tersebut tidak memberikan pengaruh signifikan terhadap aktivitas di terminal ini.

Terminal Samarinda Seberang berfungsi sebagai terminal asal keberangkatan sekaligus tujuan akhir.

Selain melayani penumpang yang berangkat, terminal ini juga menjadi titik akhir bagi penumpang dari wilayah Banjar.

Untuk tarif, Yunita memastikan tidak ada kenaikan harga selama periode mudik.

“Tidak ada penambahan harga, normal saja seperti biasanya,” tegasnya.

Related posts

Optimalisasi Penyaluran Zakat, UPZ Islamic Center Kaltim Ingatkan Muzaki Bayar Lebih Awal

Firda

Polresta Samarinda Bongkar 79 Kasus Selama Operasi Pekat Mahakam 2026

Firda

Cegah Senjata Tajam Masuk Pelabuhan, Polisi Perketat Pengamanan Arus Mudik

Firda

You cannot copy content of this page