infosatu.co
NASIONAL

Menhub Sebut Sejumlah Maskapai Batalkan Penerbangan Imbas Konflik Timur Tengah

Teks: Ilustrasi penerbangan Bandara Yogyakarta Adi Sucipto International Airport (Foto-Tangkapan Layar Flightradar24)

Jakarta, Infosatu.co – Menteri Perhubungan (Menhub) Dudy Purwagandhi menyatakan sejumlah maskapai internasional membatalkan penerbangan yang melintasi wilayah Timur Tengah menyusul memanasnya konflik di kawasan tersebut.

Menurut Dudy, pembatalan dilakukan sebagai langkah antisipasi setelah beberapa negara di Timur Tengah menutup wilayah udaranya akibat eskalasi militer antara Israel, Amerika Serikat, dan Iran.

“Adapun maskapai yang telah membatalkan atau tidak mengoperasikan penerbangan antara lain Etihad Airways, Qatar Airways, Emirates, Ethiopian Airlines, Malaysia Airlines, Philippine Airlines, Indigo Airlines, SriLankan Airlines, China Southern Airlines, Singapore Airlines, dan Scoot,” ujarnya dalam keterangan resmi, Minggu 1 Maret 2026.

Ia menjelaskan, sebagian besar maskapai tersebut melayani rute yang melewati ruang udara Timur Tengah yang saat ini ditutup oleh sejumlah negara.

Berdasarkan laporan, Iran, Irak, Kuwait, Bahrain, dan Qatar telah menutup wilayah udaranya, sementara Yordania dan Israel membatasi lalu lintas penerbangan.

Dudy menambahkan, Saudia Airlines masih melakukan pemantauan terhadap beberapa kota tujuan di Timur Tengah.

Sementara itu, Ethiopian Airlines tetap beroperasi namun menghentikan penerbangan menuju Amman, Yordania dan Tel Aviv, Israel.

Untuk maskapai nasional, Garuda Indonesia dan Lion Air disebut masih beroperasi normal.

Penerbangan menuju Jeddah belum terdampak, sedangkan rute Garuda Indonesia menuju Amsterdam dialihkan melalui Kairo, Mesir.

Menhub menegaskan keselamatan dan keamanan penerbangan menjadi prioritas utama.

Pihaknya telah berkoordinasi dengan AirNav Indonesia, maskapai, pengelola bandara, serta otoritas terkait untuk terus memantau perkembangan situasi, termasuk perjalanan umrah.

Ia juga meminta maskapai dan pengelola bandara memberikan pelayanan maksimal kepada penumpang terdampak, mulai dari penjadwalan ulang hingga pengaturan akomodasi.

“Maskapai dan pengelola bandara diminta memberikan pelayanan maksimal kepada penumpang terdampak,” ujarnya.

Meski terjadi gangguan pada sejumlah rute internasional, Dudy memastikan operasional penerbangan di seluruh bandara Indonesia tetap berjalan aman dan lancar.

Related posts

Annisa Pohan Yudhoyono Ajak Peserta Webinar Jaga Kesehatan Jantung

Emmy Haryanti

Menag Nasaruddin Umar: Zakat Rukun Islam yang Wajib Ditunaikan

Rabiatun

Samsat Kraksaan Tegaskan Komitmen Bersih dari Pungli di Bulan Ramadan

Zainal Abidin

You cannot copy content of this page