infosatu.co
PEMKOT SAMARINDA

Disdag Samarinda Tunggu Contoh Bahan Penutup Atasi Tempias Air Pasar Pagi

Teks: Kepala Dinas Perdagangan Samarinda, Nurrahmani

Samarinda, infosatu.co – Kepala Dinas Perdagangan Kota Samarinda, Kalimantan Timur (Kaltim) Nurrahmani, menyoroti penanganan tempias air di Pasar Pagi.

Tempias air di Pasar Pagi ini sempat menggenangi area pasar akibat tidak adanya kanopi di sisi bangunan masih menunggu penentuan bahan penutup yang akan digunakan.

Hingga kini, contoh bahan dari pihak terkait belum juga disampaikan, sehingga pihaknya belum dapat mengambil keputusan final.

Nurrahmani menjelaskan bahwa secara prinsip, posisi pekerjaan tempias tersebut sudah dikoordinasikan dengan pihak kontraktor.

”Cuma bahan yang mau dipilih dari kami belum diberikan contohnya,” ujarnya, Rabu 14 Januari 2026.

Ia menegaskan, tanpa adanya contoh bahan, pihaknya tidak bisa menentukan pilihan.

“Karena kan saya tidak bisa memutuskan, saya akan membawa bahan itu ke Pak Wali Kota. Sampai saat ini bahan itu belum disampaikan,” katanya.

Menurut Nurrahmani, pihaknya telah menanyakan hal tersebut kepada Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR).

Ia menyebutkan bahwa dalam waktu dekat contoh bahan akan disampaikan.

“Dua sampai tiga hari ini akan diberikan contohnya. Desainnya bentuk seperti apa dan lain-lain,” jelasnya.

Bahkan, Nurrahmani mengaku telah meminta dokumentasi visual sebagai bahan pertimbangan.

Terkait konsep penanganan, ia menjelaskan bahwa penutupan tersebut bukan berarti menutup secara permanen.

”Bukan ditutup, tapi bentuknya seperti kanopi yang bisa di buka tutup,” katanya.

Ia juga memastikan bahwa pelaksanaan teknis dan sepenuhnya dilakukan oleh pihak kontraktor.

Nurrahmani mengakui bahwa pekerjaan tersebut kemungkinan berada di luar perencanaan awal. Namun, pihak kontraktor tetap bersedia membantu.

Penanganan tersebut tidak hanya dilakukan di satu titik.

“Semua lantai, sampai ke bawah. Kiri dan kanan itu akan ditutup,” tegasnya.

Dinas Perdagangan berharap proses penyerahan contoh bahan dapat segera terealisasi.

Hal ini agar dimaksud agar penanganan tempias air di Pasar Pagi bisa dilaksanakan secepatnya dan memberikan perlindungan maksimal bagi pedagang maupun pengunjung pasar.

Related posts

Menunggu SE Kemenaker, Disnaker Samarinda Siapkan Posko Pengaduan THR

Andika

5 Sektor Terapkan Upah di Atas UMK, Disnaker Samarinda Tegaskan THR Tak Boleh Dicicil

Andika

Proyek Terowongan, Kini Masa Pemeliharaan dan Masih Menjadi Tanggungjawab Kontraktor

Andika

You cannot copy content of this page