infosatu.co
KEMENKUM KALTIM

Dukung Perlindungan Kekayaan Intelektual Perkebunan, Kanwil Kemenkum Kaltim Terima Penghargaan

Teks: Kanwil Kemenkum Kaltim saat menerima penghargaan pada RAKORBUN.

Samarinda, infosatu.co – Kantor Wilayah Kementerian Hukum Kalimantan Timur (Kanwil Kemenkum Kaltim) kembali menunjukkan kontribusi strategisnya dalam mendukung peningkatan mutu dan daya saing produk perkebunan daerah.

Hal itu dilakukan melalui perlindungan Kekayaan Intelektual (KI), pendampingan hukum, serta penguatan sinergi lintas sektor.

Atas peran aktif tersebut, Kanwil Kemenkum Kaltim menerima penghargaan sebagai mitra strategis pendukung peningkatan kualitas produk perkebunan daerah dalam Rapat Koordinasi Perkebunan (RAKORBUN) Kaltim Tahun 2025.

Penghargaan tersebut diserahkan oleh Asisten II Sekretariat Daerah Provinsi Kaltim Bidang Perekonomian dan Administrasi Pembangunan, Ujang Rachmad, mewakili Gubernur Kaltim.

Penghargaan diterima oleh Analis Kekayaan Intelektual Ahli Madya, Rima Kumari, mewakili Kepala Kantor Wilayah Kemenkum Kaltim Muhammad Ikmal Idrus.

RAKORBUN Kaltim 2025 diselenggarakan oleh Dinas Perkebunan Provinsi Kaltim dan menjadi forum strategis bagi pemangku kepentingan untuk merumuskan kebijakan, memperkuat koordinasi, serta meningkatkan nilai tambah produk perkebunan daerah.

Ujang Rachmad menegaskan pentingnya kolaborasi lintas sektor dalam mendorong kemajuan sektor perkebunan Kaltim.

“Diharapkan seluruh pemangku kepentingan tetap kompak dan bersinergi dalam memajukan perkebunan Kaltim agar mampu bersaing dan memberikan manfaat ekonomi yang berkelanjutan bagi masyarakat,” ujarnya Selasa, 16 Desember 2025.

Penghargaan ini menjadi bentuk apresiasi atas kontribusi Kanwil Kemenkum Kaltim dalam memberikan dukungan hukum dan perlindungan kekayaan intelektual bagi produk-produk perkebunan unggulan daerah, termasuk pendaftaran merek, indikasi geografis, serta pendampingan regulasi bagi pelaku usaha perkebunan.

Kegiatan RAKORBUN 2025 dihadiri sekitar 200 peserta yang terdiri dari unsur pemerintah daerah, pelaku usaha perkebunan, akademisi, masyarakat perkebunan, serta pemangku kepentingan terkait lainnya.

Forum ini diharapkan mampu memperkuat koordinasi lintas sektor dan menghasilkan kebijakan yang mendukung pengembangan perkebunan secara berkelanjutan.

Related posts

Kakanwil Kemenkum: Pentingnya Peran PPNS dalam Penegakan Hukum

Martin

Kanwil Kemenkum Kaltim Siapkan Notaris Pengganti Profesional

Emmy Haryanti

Kemenkum Kaltim Selaraskan Langkah dengan Kebijakan Nasional

Martin

You cannot copy content of this page