Samarinda, infosatu.co – Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kaltim Padilah Mante Runa mengatakan bahwa pihaknya sudah bersurat dan meminta pemerintah pusat agar dapat memberikan bantuan tenaga kesehatan (nakes) untuk Kaltim.
Hal tersebut disampaikan Padilah saat ditemui infosatu.co di Kantor Gubernur Kaltim Jalan Gajah Mada, Kamis (19/8/2021).
“Kita sudah bersurat meminta dokter, perawat, obat-obatan, tempat tidur bahkan ambulan. Apakah disetujui atau tidak kita tunggu saja karena menurut imbauan Pak Presiden RI Jokowi segera,” ungkapnya.
Permintaan bantuan nakes kepada pemerintah pusat ini kata Padilah, nantinya akan diperuntukkan di tempat isolasi terpusat (Isoter).
“Jadi kita usulkan dulu ke sana, berapa butuh dokter, perawat, apoteker dan lainnya. Kalau tidak disetujui terpaksa kita usahakan cari di sini, nakes di Kaltim memang kurang minatnya,” jelasnya.
Melihat kurangnya minat nakes itu, Padilah pun juga sudah mengimbau dan meminta bantuan pada pusat pendidikan kesehatan baik di Unmul maupun Poltekkes.
“Tapi seumpama ada bantuan dari pusat, kita tetap terima saja,” tegasnya.
Agar dua tempat Isoter di Kaltim dapat difungsikan, maka Padilah membutuhkan 8 dokter, 24 perawat, 1 apoteker, 1 asisten apoteker, 4 sanitarian, 10 petugas kebersihan, 12 petugas keamanan, 5 sopir, 4 petugas administrasi dan rekan medis dan 1 teknisi.
“Ini untuk tempat Isoter di Asrama Haji Batakan Balikpapan dan Asrama Atlet Samarinda. Itu kebutuhannya, nanti dibagi tergantung dari banyaknya tempat tidur,” terangnya. (editor: irfan)
