infosatu.co
DPRD BONTANG

Tunggakan Insentif Nakes Bontang Segera Dicairkan

Nursalam, Anggota komisi II DPRD Bontang saat memberi keterangan persnya usai RDP di Gedung Sekretariat DPRD. (foto: Emmi)

Bontang, infosatu.co – Komisi ll DPRD Bontang kembali menggelar rapat dengar pendapat (RDP) terkait tunggakan insentif tenaga kesehatan (nakes) Bontang di Ruang Rapat lll Gedung DPRD Bontang, Selasa (16/3/2021).

Suasana rapat dengar pendapat (RDP) yang diadakan oleh Komisi II DPRD Kota Bontang

Diketahui jumlah tunggakan nakes tahun 2020 sebesar Rp 2,9 miliar terhitung dari Bulan Oktober, November, dan Desember melalui refocusing anggaran yakni menggunakan Dana Alokasi Umum (DAU) untuk pembayaran 572 nakes Bontang.

“Karena situasi cukup genting, sisa pembayaran nakes ini akan dimasukkan melalui pergeseran anggaran perubahan dan diperbolehkan sesuai pedoman penyusunan anggaran,” ungkap Anggota Komisi II DPRD Bontang Nursalam saat ditemui awak media.

Politikus Golkar itu menyatakan refocusing tersebut sudah dianggarkan, hanya tinggal menunggu dari Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) untuk melakukan mekanisme pembayarannya.

“Kami meminta secepatnya, kalau bisa di bulan ini sudah dilakukan pembayaran kepada nakes,” tegasnya.

Sementara itu, Kepala BPKAD Bontang Ilham Wahyudi menjelaskan pembayaran akan dilakukan usai pemerintah menyusun Dokumen Pelaksanaan Anggaran (DPA) yang nantinya akan diusulkan ke DPRD sebagai pemberitahuan.

“Nanti akan kita input buat DPA, setalah itu pemberitahuan ke DPRD dan otomatis DPA sudah sah,” ungkapnya.

Setelahnya, saat lakukan pencairan insentif, nakes diwajibkan membawa beberapa syarat seperti Standar Pelayanan Minimal (SPM), Surat Perintah Perjalanan Dinas (SPPD) dan Surat Permintaan Pembayaran (SPP).

“Proses membuat DPA memakan waktu paling lambat dua minggu kemudian tinggal menunggu proses pencairan sesuai tahapannya” pungkasnya. (editor: irfan).

Related posts

Mediasi Sengketa Lahan Tanjung Laut Bontang, DPRD Siapkan RDP Lanjutan

Rizki

Sengketa Lahan Tanjung Laut Bontang, Warga yang Sudah 30 Tahun Tinggal Terancam Tergusur

Rizki

DPRD Bontang Temukan Warga Belum Terdata BLT di Loktuan, Andi Faiz: Kita Akan Verifikasi

Rizki