infosatu.co
NASIONAL

Pemkot Bontang Belum Berlakukan Proses Belajar Tatap Muka

Penulis: Lydia – Editor: Irfan

Bontang, infosatu.co – Pemerintah Kota Bontang belum akan memberlakukan proses belajar mengajar tatap muka pada sektor pendidikan karena dikhawatirkan muncul klaster baru.

Hal ini dikatakan Kepala Bidang Pendidikan Dasar Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Bontang Saparuddin.

Meskipun fase relaksasi sudah berlaku di Kota Bontang, namun pemerintah kota belum akan mengambil keputusan untuk melakukan pembelajaran secara normal.

“Takutnya ada klaster baru terkait pandemi Covid-19 ini, klaster baru masih berpotensi muncul di tengah masyarakat,” katanya saat dihubungi infosatu.co, Jumat (3/7/2020).

Keputusan ini berdasarkan hasil rapat Disdikbud bersama Walikota Bontang Neni Moerniaeni beserta seluruh kepala sekolah se-Kota Bontang.

Kata Sapar, Walikota Bontang belum bisa memberikan jawaban terkait kapan akan dilaksanakannya pembelajaran secara normal.

“Kementerian Pendidikan menyebutkan bahwa daerah yang masuk ke dalam zona kuning, orange dan merah itu belum boleh memberlakukan pembelajaran langsung, kemungkinan tetap daring,” jelasnya.

Bahkan proses daftar ulang nantinya akan diperpanjang agar mencegah penumpukan massa dari orangtua siswa yang mendaftarkan anaknya ke sekolah.

Kebijakan ini juga sudah disepakati bersama WaliKota Bontang bahwa proses daftar ulang yang awalnya diberlakukan selama tiga hari, kini diperpanjang hingga enam hari.

“Kita perpanjang selama 6 hari karena khawatir jika ada penumpukan massa, sehingga diperpanjang hingga Sabtu nanti. Jangan sampai berkerumun lagi agar tidak ada klaster baru, karena kita tidak tau keberadaan Covid-19 ini ada dimana,” tegasnya.

Related posts

Yassierli Minta Peserta Magang Tidak Hanya Membawa Pengalaman Tapi Kompetensi

Dewi

Kemnaker Akan Bangun Hubungan Industrial yang Tidak Reaktif Terhadap Konflik

infosatu

Awal Ramadan, Samsat Trosobo Perkuat Pelayanan Humanis bagi Wajib Pajak

Zainal Abidin

You cannot copy content of this page