infosatu.co
Samarinda

“Don’t Panic, Don’t Picnic”. 45 Perawat Berharap Dukungan

Penulis : Sukri – Editor : Irfan

Samarinda, infosatu.co – Ancaman Covid-19 menghadirkan banyak kisah sedih, sekaligus mengharukan. Salah satunya terlihat dari kerelaan perawat yang bertugas menangani pasien Covid-19 di RSUD Kanudjoso Djatiwibowo Balikpapan.

Seperti dikabarkan dalam instagram Pemprov Kaltim, Minggu malam (22/3/2020) dengan judul “Tim Inti Covid 19”, untuk penanganan virus berbahaya ini 45 perawat rela “dikarantina”. Mereka adalah tim inti yang bertugas di ruang isolasi penanganan Covid-19 di rumah sakit itu.

Direktur RSUD Kanudjoso Djatiwibowo Balikpapan dr Edy Iskandar mengungkapkan kesediaan para perawat untuk dikarantina demi keselamatan keluarga mereka. Ia pun rela untuk sementara tak pulang ke rumah.

“Mereka khawatir. Apalagi, saat ini sudah ada lima pasien positif Covid-19,” kata Edy.

Para perawat bekerja 3 shift dalam 24 jam. Setiap shift diisi 12 perawat. Saat karantina suka rela para perawat ditempatkan di wisma penunggu pasien dan 2 rumah dinas di rumah sakit milik Pemprov Kaltim itu. Evaluasi akan dilakukan dalam waktu tiga minggu ke depan.

“Seluruh kebutuhan sehari-hari mereka selama di wisma dipenuhi pihak rumah sakit,” sebut Edy.

Meski ikhlas berpisah dengan keluarga demi menolong pasien Covid-19, para perawat juga mencurahkan aspirasi mereka dalam foto-foto yang beredar di banyak media sosial, termasuk juga di ig Pemprov Kaltim.

Curahan hati mereka sampaikan melalui pesan-pesan tertulis yang ditampilkan dalam pose-pose di area ruang isolasi.

Beberapa tulisan mereka sangat menggugah perasaan.

“Anda di rumah saja. You’re at home”.

Ada pula “Cukup kami yang dikarantina. Enough we are quarantine”.

Ada juga seruan mereka yang cukup keras dan sedikit bernada ancaman. “Jika tidak patuh kalian bersama kami”.

Tetapi, ada juga curahan hati mereka yang sedikit dengan nada bercanda. “Jangan panik (don’t panic), jangan piknik (don’t picnic)”.

Pada dasarnya mereka berharap masyarakat membantu, setidaknya dengan mengikuti anjuran pemerintah, seperti mengurangi aktivitas di luar rumah, hindari kerumunan massa, budayakan hidup bersih dan sehat, rajin mencuci tangan, menggunakan masker dan jaga jarak saat berinteraksi dengan orang lain, dan lain sebagainya.

Related posts

Pemkot Samarinda Jaga Layanan Dasar Tetap Berjalan Ditengah Anggaran Menurun Rp2 Triliun

Firda

Kendaraan Operasional Ramai Disorot, Andi Harun Minta Inspektorat Lakukan Review

Firda

Bayar Sekali Setahun, Warga Samarinda Bisa Parkir di 170 Titik Tepi Jalan

Firda

You cannot copy content of this page