Samarinda, Infosatu.co – Di tengah perjuangan menghadapi penyakit serius dan menjalani pengobatan rutin, dukungan lingkungan sekitar menjadi harapan penting bagi warga yang membutuhkan.
Kepedulian tersebut ditunjukkan Kelurahan Temindung Permai, Kota Samarinda, melalui kegiatan Ground Checking (GC) dengan mengunjungi langsung kediaman seorang warga kurang mampu di wilayah RT 017 yang tengah menjalani perawatan akibat kanker kandung kemih dan ginjal serta membutuhkan cuci darah dua kali dalam sepekan.
Kegiatan tersebut melibatkan Kepala Seksi Kesejahteraan dan Pemberdayaan Masyarakat beserta staf, Pekerja Sosial Masyarakat (PSM), Ketua RT 017, serta kader Posyandu. Kehadiran berbagai unsur ini menjadi bagian dari upaya bersama untuk memastikan warga yang membutuhkan tidak luput dari perhatian dan memperoleh informasi mengenai akses bantuan yang tersedia.
Lurah Temindung Permai, Rizky Mandala Putra, mengatakan kunjungan langsung merupakan langkah penting untuk memahami kondisi warga secara lebih dekat, terutama ketika keluarga menghadapi persoalan kesehatan yang membutuhkan perawatan berkelanjutan.
“Melalui kegiatan Ground Checking ini, kami ingin memastikan kondisi warga yang membutuhkan dapat diketahui secara langsung. Laporan dari kader Posyandu menjadi perhatian kami untuk menindaklanjuti kebutuhan warga, khususnya dalam mengupayakan akses terhadap bantuan sosial dan layanan kesehatan,” ungkapnya, Selasa, 27 Oktober 2026.
Rizky menilai, penanganan persoalan sosial membutuhkan kerja sama antara kelurahan, pengurus RT, PSM, kader Posyandu, dan pihak terkait.
Sinergi tersebut diperlukan agar informasi mengenai kondisi warga dapat diverifikasi dan disampaikan kepada instansi yang berwenang untuk ditindaklanjuti sesuai ketentuan.
Lebih lanjut, Rizky menjelaskan, salah satu upaya yang dilakukan dalam kunjungan tersebut adalah membantu warga agar dapat memperoleh bantuan sosial serta kepesertaan BPJS Kesehatan gratis apabila memenuhi persyaratan yang berlaku.
Proses ini diharapkan dapat membantu keluarga mengakses dukungan yang dibutuhkan di tengah beban pengobatan yang harus dijalani.
“Kami berupaya membantu memfasilitasi warga agar dapat mengakses program bantuan sosial dan kepesertaan BPJS Kesehatan sesuai persyaratan. Tentu, prosesnya harus mengikuti ketentuan yang berlaku dan berkoordinasi dengan instansi terkait,” jelas Rizky.
Ia menambahkan, pendataan dan verifikasi kondisi warga menjadi tahapan penting agar bantuan yang diupayakan sesuai dengan kebutuhan serta mekanisme program pemerintah.
Dengan demikian, tindak lanjut yang dilakukan tidak berhenti pada kunjungan, tetapi dapat berlanjut pada proses pengusulan atau pemenuhan persyaratan administrasi yang diperlukan.
Bagi warga yang sedang menghadapi penyakit serius, dukungan sosial dan akses layanan kesehatan menjadi dua hal yang saling berkaitan.
Karena itu, Rizky berharap koordinasi lintas pihak dapat membantu meringankan beban keluarga sekaligus memberikan kepastian mengenai langkah yang perlu ditempuh untuk memperoleh bantuan.
“Kami berharap upaya bersama ini dapat membantu meringankan beban keluarga. Kami juga mengajak seluruh unsur masyarakat untuk tetap peduli terhadap kondisi warga di sekitarnya dan segera menyampaikan informasi apabila ada warga yang membutuhkan perhatian serta pendampingan,” tutupnya. (ADV)
