infosatu.co
DPRD BONTANG

Pos Damkar Bontang Kuala Diproyeksi Jadi Pusat Layanan dan Edukasi Kebencanaan

Teks: Ketua Komisi C DPRD Kota Bontang, Alfin Rausan Fiky. (Infosatu.co/Adi)

Bontang, Infosatu.co – Pos pemadam kebakaran di kawasan atas laut Bontang Kuala (BK) diproyeksikan tidak hanya menjadi pusat layanan penanganan kebakaran, tetapi juga sarana edukasi kebencanaan bagi masyarakat dan pelajar.

Ketua Komisi C DPRD Bontang Alfin Rausan Fikry menuturkan pembangunan Pos Damkar BK tidak boleh hanya berfokus pada pembangunan fisik semata, tetapi juga harus dibarengi kesiapan sarana dan prasarana pendukung agar pelayanan dapat berjalan maksimal.

Ia menyoroti pentingnya kesiapan fasilitas dasar seperti jaringan air, listrik, hingga perlengkapan operasional pemadam kebakaran yang akan digunakan di pos tersebut.

“Jangan sampai setelah dibangun justru tidak beroperasi maksimal karena sarana pendukungnya belum siap. Pos itu harus benar-benar bisa difungsikan,” ujarnya, Senin, 18 Mei 2026.

Selain itu, Alfin juga meminta kejelasan terkait penyediaan alat pemadam, termasuk apakah perlengkapan nantinya disiapkan khusus untuk Pos BK atau dialihkan dari Markas Komando Damkar.

Menanggapi hal tersebut, Kepala Disdamkartan Bontang Amiluddin memastikan Pos Damkar Bontang Kuala tidak akan menjadi bangunan yang terbengkalai setelah selesai dibangun.

Ia menjelaskan, penganggaran tahun ini masih difokuskan pada pembangunan fisik bangunan, sementara kebutuhan penunjang seperti air dan listrik akan diusulkan pada tahap anggaran berikutnya.

“Tahun ini fokus kami masih pada pembangunan fisik. Untuk kebutuhan penunjang seperti air dan listrik akan kami masukkan dalam penganggaran selanjutnya,” jelasnya.

Amiluddin menambahkan kebutuhan perlengkapan operasional akan dimaksimalkan dari fasilitas yang tersedia sambil mengusulkan tambahan dukungan melalui anggaran perubahan.

Selain itu, personel yang nantinya bertugas di Pos Damkar BK diprioritaskan berasal dari masyarakat setempat agar pelayanan dapat berjalan lebih cepat dan efektif.

“Personel yang ditempatkan di sana nantinya diprioritaskan dari masyarakat Bontang Kuala sendiri,” katanya.

Tak hanya difungsikan sebagai pusat layanan pemadam kebakaran, Pos Damkar BK juga direncanakan menjadi sarana edukasi kebencanaan bagi masyarakat dan pelajar.

“Nantinya masyarakat maupun anak-anak sekolah bisa belajar tentang kebencanaan tidak hanya di Mako, tetapi juga di pos BK,” pungkasnya. (Adv)

Related posts

Wajah Kota Dinilai Belum Maksimal, DPRD Bontang Minta Pembenahan Lampu Jalan

Rizki

Pengelolaan Pulau Beras Basah oleh Pihak Ketiga Diminta Tetap Berpihak ke Warga

Rizki

Rustam Minta Bontang Lebih Agresif Tingkatkan PAD di Tengah Penurunan DBH

Rizki