Samarinda, Infosatu.co – Masyarakat yang datang ke Festival Merah Putih Kaltim tak hanya bisa mengikuti berbagai kegiatan olahraga dan hiburan. Layanan Cek Kesehatan Gratis (CKG) juga hadir di halaman Gor Kadrie Oening dan dapat dimanfaatkan warga hingga Minggu, 23 Agustus 2026 besok.
Pemeriksaan ini memberikan kesempatan bagi masyarakat untuk mengetahui kondisi kesehatan dasar tanpa harus datang khusus ke fasilitas kesehatan.
Sejumlah pemeriksaan dilakukan langsung oleh petugas kesehatan, termasuk dari Puskesmas Juanda.
Petugas kesehatan Puskesmas Juanda Irma mengatakan pemeriksaan meliputi tekanan darah, lingkar pinggang, berat badan, gula darah, asam urat dan kolesterol.
“Yang diperiksa ada tensi, lingkar pinggang, berat badan, gula darah, asam urat, dan kolesterol,” ujar Irma.
Hasil pemeriksaan nantinya dikirimkan kepada peserta melalui WhatsApp menggunakan nomor yang telah dicantumkan. Dengan demikian, warga dapat menyimpan hasil pemeriksaan dan menggunakannya sebagai bahan untuk mengetahui kondisi kesehatan maupun berkonsultasi lebih lanjut jika ditemukan hasil yang perlu diperhatikan.
Untuk gula darah, hasil pemeriksaan perlu dilihat berdasarkan jenis pemeriksaannya. Pada pemeriksaan gula darah puasa, kadar 70-99 mg/dL umumnya berada dalam rentang normal, 100-125 mg/dL masuk kategori prediabetes, sedangkan 126 mg/dL atau lebih dapat mengarah pada diabetes dan perlu dikonfirmasi melalui pemeriksaan lebih lanjut.
Sementara pada pemeriksaan gula darah sewaktu, hasil di bawah 140 mg/dL umumnya berada dalam rentang normal. Hasil 140-199 mg/dL perlu diperhatikan, sedangkan 200 mg/dL atau lebih dapat menjadi indikasi diabetes dalam pemeriksaan skrining dan perlu dikonfirmasi tenaga kesehatan.
Pemeriksaan kolesterol juga penting karena kadar kolesterol yang tinggi, terutama LDL, dapat meningkatkan risiko penyakit jantung dan pembuluh darah dalam jangka panjang.
Secara umum, kolesterol total di bawah 200 mg/dL dianggap diinginkan, 200-239 mg/dL termasuk sedikit tinggi, sedangkan 240 mg/dL atau lebih tergolong tinggi.
Untuk asam urat, nilai rujukan dapat berbeda berdasarkan jenis kelamin dan metode pemeriksaan. Dalam skrining, kisaran yang umum digunakan sekitar 3,5-7,0 mg/dL untuk laki-laki dan 2,6-6,0 mg/dL untuk perempuan.
Kadar yang melebihi rentang tersebut dapat meningkatkan risiko penumpukan kristal asam urat dan serangan gout pada orang tertentu.
Meski demikian, Irma mengatakan hasil pemeriksaan di lokasi tidak otomatis menjadi diagnosis penyakit. Angka yang berada di atas batas normal sebaiknya menjadi alasan untuk berkonsultasi dan, bila diperlukan, menjalani pemeriksaan lanjutan di fasilitas kesehatan.
Selain pemeriksaan darah, pengukuran tekanan darah, berat badan dan lingkar pinggang juga dapat membantu mengidentifikasi faktor risiko penyakit tidak menular.
Pemeriksaan berkala penting dilakukan karena beberapa kondisi seperti hipertensi, diabetes dan kolesterol tinggi dapat berkembang tanpa menimbulkan gejala yang jelas.
Irma mengajak masyarakat yang datang ke Festival Merah Putih Kaltim untuk memanfaatkan layanan tersebut selagi masih tersedia.
Menurutnya, pemeriksaan sederhana dapat membantu warga mengetahui kondisi tubuh lebih awal sehingga persoalan kesehatan dapat segera ditindaklanjuti.
“Mumpung ada pemeriksaan gratis, silakan dimanfaatkan. Jadi kita bisa tahu kondisi kesehatan kita, apakah ada yang perlu diperhatikan atau tidak. Kalau ada hasil yang kurang baik, bisa segera dikonsultasikan dan ditindaklanjuti,” ujar Irma.
