infosatu.co
KALTIM

15 Ribu Liter Air Sekali Terbang, Australia Bantu Padamkan Karhutla Kaltim

Teks: Pesawat water bombing asal Australia tiba di Lanud Dhomber Balikpapan bersiap membantu pemadaman karhutla di Kaltim (foto IST)

Samarinda, Infosatu.co – Dua pesawat bantuan dari Australia mulai dikerahkan untuk memadamkan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kalimantan Timur (Kaltim). Pesawat tersebut mampu membawa hingga 15.000 liter air dalam sekali operasi untuk menjangkau titik-titik kebakaran dari udara.

Wakil Gubernur Kaltim Seno Aji mengatakan, kedua pesawat telah tiba di Lanud Dhomber Balikpapan dan langsung menjalankan operasi pemadaman pada Jumat, 6 November 2026.

Bantuan dari Kedutaan Besar Australia ini dijadwalkan beroperasi hingga 12 November 2026. Pengerahan tersebut merupakan tindak lanjut laporan kondisi karhutla yang disampaikan Seno kepada Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) pada 29 Oktober lalu.

“Alhamdulillah, dua pesawat bantuan hari ini tiba di Lanud Dhomber Balikpapan. Bantuan dari Kedutaan Besar Australia ini akan membantu memadamkan api mulai hari ini sampai tanggal 12 November nanti,” ujarnya.

Dua pesawat tersebut memiliki fungsi berbeda. Pesawat pertama bertugas melakukan pemantauan dari udara untuk mengidentifikasi titik api dan menentukan lokasi yang membutuhkan penanganan. Sementara pesawat kedua membawa air untuk dijatuhkan langsung ke area kebakaran.

Dalam sekali operasi, pesawat pemadam mampu mengangkut sekitar 15.000 liter air. Pasokan air diambil dari Bendali Balikpapan, kemudian diangkut melalui Bandara Sultan Aji Muhammad Sulaiman (SAMS) Balikpapan.

Pemadaman perdana langsung menyasar sejumlah kawasan, yakni Santan dan Marangkayu di Kutai Kartanegara, Sindang Sari dan Makroman di Samarinda, serta Jalan Guru Besar di Kutai Timur.

Seno menyebut Paser, Kutai Kartanegara, dan Samarinda menjadi wilayah prioritas untuk operasi berikutnya. Penentuan sasaran pemadaman akan mengikuti perkembangan titik api dan kebutuhan penanganan di lapangan.

Sementara itu, kondisi karhutla di Kutai Barat dan Berau dilaporkan mulai membaik. Jika situasi di Kaltim sudah relatif aman, bantuan pesawat Australia berpeluang dialihkan untuk membantu pemadaman kebakaran di Kalimantan Tengah.

Dukungan Australia tidak hanya berupa armada udara. Sekitar 20 personel dari New South Wales Rural Fire Services (NSW RFS) turut diterjunkan untuk memperkuat operasi penanganan karhutla di Kaltim.

Pengerahan bantuan tersebut merupakan hasil rapat koordinasi pada 3 November 2026 yang melibatkan BNPB, BPBD Kaltim, BPBD Balikpapan, BMKG, TNI, Lanud Dhomber, dan Kedutaan Besar Australia.

Seno pun mengapresiasi dukungan pemerintah Australia dan seluruh pihak yang terlibat. Dia berharap tambahan armada dan personel dapat mempercepat pemadaman sehingga kebakaran tidak semakin meluas.

“Terima kasih kepada Kedutaan Besar Australia dan semua timnya, BNPB, Lanud Dhomber dan semua pihak yang telah membantu penanganan karhutla di Kaltim,” ucapnya.

Hadir dalam kegiatan tersebut Minister Counsellor Kedutaan Australia Jakarta Tim Stapleton, Danlanud Dhomber, serta Kepala Pelaksana BPBD Kaltim Buyung Dodi Gunawan.

Related posts

Musim Hujan Kaltim Dimulai Bertahap, BMKG Ingatkan Ancaman Banjir hingga Longsor

Rizki

Informasi Palsu Bisa Ditunggangi Kepentingan, Kapolda Kaltim Minta Warga Tak Asal Share

R'sya Rahmadina

Aksi Mahasiswa Tertahan di Pagar Kantor Gubernur, Rudy Mas’ud ke Jakarta Perjuangkan Sawit dan Kelangkaan BBM

R'sya Rahmadina