infosatu.co
PENDIDIKAN

IKIP PGRI Kaltim Wisuda 187 Sarjana, 180 Mahasiswa Sudah Jalani Magang di 35 Sekolah

Teks: Prosesi pemindahan tali kuncir toga oleh Rektor IKIP PGRI Kalimantan Timur Suriansyah kepada salah satu mahasiswi. (Infosatu.co/Adi)

Samarinda, Infosatu.co – Sebanyak 187 mahasiswa Institut Keguruan dan Ilmu Pendidikan Persatuan Guru Republik Indonesia (IKIP PGRI) Kalimantan Timur (Kaltim) resmi menyandang gelar sarjana setelah mengikuti Wisuda XXXI di Hotel Bumi Senyiur, Samarinda, Rabu, 21 Oktober 2026.

Dari jumlah tersebut, 58 lulusan berasal dari Fakultas Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial (FPIPS) Program Studi Pendidikan Ekonomi. Kemudian, 111 lulusan dari Fakultas Ilmu Pendidikan (FIP) Program Studi Pendidikan Kepelatihan Olahraga, serta 18 lulusan dari Fakultas Pendidikan Teknik (FPT) Program Studi Pendidikan Vokasional Teknologi Otomotif.

Teks: 187 Mahasiswa IKIP PGRI yang telah Diwisuda. (Infosatu.co/Adi)

Rektor IKIP PGRI Kaltim Suriansyah mengatakan tambahan 187 lulusan tersebut membuat jumlah alumni kampus itu kini mencapai sekitar 10.200 orang.

Para alumni tersebut telah tersebar di berbagai kabupaten dan kota, termasuk berkontribusi dalam bidang pendidikan dan peningkatan kualitas sumber daya manusia.

“Dengan bertambahnya 187 lulusan pada hari ini, maka total alumni IKIP PGRI Kalimantan Timur sudah mencapai kurang lebih 10.200 orang,” kata Suriansyah dalam sambutannya.

Selain menghasilkan lulusan baru, Suriansyah menyebut IKIP PGRI Kaltim terus memperkuat pengalaman mahasiswa melalui program magang dan asistensi mengajar.

Sepanjang 2026, sebanyak 180 mahasiswa telah mengikuti kegiatan magang di 35 sekolah yang tersebar di 6 kabupaten dan kota di Kalimantan Timur dan Kalimantan Utara.

Menurutnya, program tersebut menjadi bagian dari upaya kampus untuk mempertemukan pembelajaran akademik dengan pengalaman langsung di lingkungan sekolah.

Di sisi lain, IKIP PGRI Kaltim juga terus melakukan penguatan kualitas dosen. Upaya itu dilakukan melalui pendidikan doktoral, penelitian, pengembangan jabatan fungsional, hingga sertifikasi dosen.

Dalam satu bulan terakhir, dua dosen IKIP PGRI Kaltim berhasil memperoleh sertifikasi dosen.

Pada bidang penelitian, sepanjang 2026 tercatat 15 karya penelitian dosen dan tujuh karya pengabdian kepada masyarakat. Dua karya pengabdian di antaranya mendapatkan hibah dari Kementerian Pendidikan, Sains, dan Teknologi.

Kampus tersebut juga memperluas kerja sama dengan perguruan tinggi, pemerintah daerah, organisasi, serta dunia usaha dan dunia industri. Kemitraan itu turut diarahkan untuk mendukung kegiatan magang dan asistensi mengajar mahasiswa.

Suriansyah berharap para lulusan tidak hanya mengandalkan kemampuan akademik setelah memasuki dunia kerja dan masyarakat. Menurutnya, perkembangan teknologi dan tantangan dunia pendidikan membutuhkan lulusan yang mampu beradaptasi, berinovasi, serta memiliki karakter dan etika.

“Jadilah pemimpin dan penggerak yang tidak hanya mentransfer ilmu, tetapi juga menanamkan karakter, etika, dan akhlak yang mulia,” pesannya.

Ia juga berpesan agar para lulusan mampu menjaga nama baik almamater sekaligus mampu memberikan kontribusi dan solusi terhadap persoalan yang dihadapi masyarakat.

“Jaga nama baik almamater, terus berkontribusi, dan jadilah bagian dari solusi atas berbagai persoalan di tengah masyarakat,” pesan Suriansyah menutup penyampaiannya.

Related posts

PJJ Tak Lagi Tunggu Surat Gubernur, Disdikbud Sesuaikan Kondisi Lapangan

R'sya Rahmadina

BEM FISIP Unmul: Mahasiswa Jangan Cuma Diskusi, Kawal Kebijakan Sampai ke Jalan

R'sya Rahmadina

Terdampak Asap Karhutla, Sekolah di Samarinda Terapkan PJJ hingga 17 Oktober

Rizki