infosatu.co
PEMERINTAH

Dishub Samarinda Siapkan Sistem Antrean Biosolar Berbasis Digital

Teks: Kepala Dishub Samarinda Hotmarulitua Manalu. (Foto: Emmi/Infosatu)

Samarinda, Infosatu.co – Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Samarinda tengah menyiapkan sistem digital untuk mengatur antrean kendaraan dalam penyaluran BBM subsidi jenis Biosolar di sejumlah SPBU.

Sistem tersebut disiapkan sebagai bagian dari penataan mekanisme antrean yang selama ini masih menggunakan kartu fisik. Melalui digitalisasi, proses pendaftaran antrean nantinya tidak lagi mengharuskan pengemudi mengambil kartu secara langsung di lokasi tertentu.

Kepala Dishub Samarinda Hotmarulitua Manalu mengatakan penerapan sistem baru tersebut masih dalam tahap pematangan di lingkungan Pemerintah Kota Samarinda.

“Ini kan lagi dimatangkan di tingkat pemerintah kota. Kapan kita menjalankan, bagaimana mekanismenya dan lain-lain. Jadi sementara kita berjalan seperti apa adanya dulu sambil kita tunggu surat edaran,” kata Manalu.

Menurutnya, penerapan sistem digital juga menunggu finalisasi Surat Edaran (SE) Wali Kota Samarinda yang akan menjadi dasar pelaksanaan mekanisme antrean tersebut.

Tim Dishub saat ini masih menyelesaikan pengembangan sistem digital yang akan digunakan. Setelah sistem dinyatakan siap, mekanisme pendaftaran antrean akan dilakukan secara terintegrasi.

“Digitalisasinya sedang dibuat sama teman-teman di Dishub ini. Finalisasinya kita tunggu setelah digitalisasinya sudah beres. Nanti tidak ngambil ke sana lagi,” tegasnya.

Di sisi lain, Dishub Samarinda juga mencatat perkembangan terkait kendaraan yang sebelumnya terkena pemblokiran kartu kendali BBM.

Dari lebih dari 4.900 kendaraan yang tercatat terblokir, sebanyak 290 kendaraan telah dibuka kembali blokirnya setelah adanya aksi demonstrasi para sopir beberapa waktu lalu.

Selain itu, terdapat sekitar 79 kendaraan yang kembali melakukan Pengujian Kendaraan Bermotor (PKB) atau uji KIR. Data tersebut tercatat dalam sistem Electronic Global System for Mobile Communications (E-GSMS).

“Pembukaan blokir ini menjadi bagian dari perkembangan penataan kendaraan yang menggunakan kartu kendali dalam penyaluran BBM subsidi, sementara pemerintah kota masih mempersiapkan mekanisme digital untuk sistem antrean berikutnya,” pungkasnya.

Related posts

Antrean BBM Mengular, Frekuensi Isi Mobil di Samarinda Bakal Diatur

R'sya Rahmadina

Anggaran Mandatori Pendidikan dan Kesehatan Tetap Jadi Prioritas

Emmy Haryanti

Dishub Samarinda Hitung Kebutuhan Armada Sebelum Izinkan Taksi Berargo

Emmy Haryanti