infosatu.co
PENDIDIKAN

Kualitas Pembelajaran PAUD Bergantung pada Kreativitas dan Motivasi Guru

Teks: Ilustrasi seorang guru PAUD duduk bersama beberapa anak di ruang kelas, mendampingi mereka membuat karya atau bermain permainan edukatif dengan ekspresi anak-anak antusias. (AI)

Samarinda, Infosatu.co – Kualitas pembelajaran Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) dinilai tidak terlepas dari kemampuan guru dalam beradaptasi dan menciptakan metode belajar yang sesuai dengan karakter anak.

Pada usia dini, proses belajar tidak hanya berlangsung melalui kegiatan akademik, tetapi juga melalui bermain, bereksplorasi, bertanya, mencoba hingga mengembangkan imajinasi. Kondisi tersebut membuat guru dituntut tidak terpaku pada pola pembelajaran yang monoton.

Ketua Perkumpulan Penyelenggara (PP) PAUD Kalimantan Timur (Kaltim) Andi Srianti Ishak mengatakan kreativitas dan motivasi menjadi modal penting bagi guru dalam menghadapi kebutuhan belajar anak yang beragam.

Menurutnya, guru yang memiliki motivasi tinggi akan lebih terdorong untuk mencari pendekatan baru ketika menghadapi tantangan dalam proses pembelajaran.

“Guru yang memiliki motivasi tinggi akan selalu berusaha menemukan cara-cara baru, tidak mudah menyerah menghadapi tantangan dan mampu menjadi sumber inspirasi bagi anak-anak didiknya,” ujarnya, Sabtu 12 September 2026.

Ia menilai peningkatan kapasitas guru tidak semata-mata berkaitan dengan penambahan pengetahuan, tetapi juga bagaimana pendidik mendapatkan inspirasi untuk memperbaiki proses belajar di satuan PAUD masing-masing.

Karena itu, guru diharapkan mampu menerapkan kreativitas tersebut dalam aktivitas pembelajaran sehari-hari. Pendekatan yang lebih menarik dinilai dapat mendorong anak untuk aktif, berani mencoba, sekaligus mempertahankan rasa ingin tahu mereka.

Lanjutnya, pentingnya keberlanjutan setelah guru mendapatkan pembekalan. Pengetahuan dan motivasi yang diperoleh harus diterjemahkan menjadi perubahan dalam praktik pembelajaran.

“Guru yang kreatif akan melahirkan anak-anak yang kreatif. Guru yang termotivasi akan melahirkan generasi hebat,” teranya.

Dengan demikian, penguatan kualitas PAUD tidak hanya bergantung pada sarana pendidikan, tetapi juga pada kesiapan guru dalam menghadirkan pembelajaran yang mampu mengikuti kebutuhan dan perkembangan anak.

Related posts

PAUD Berkualitas di Kaltim Masih Butuh Penguatan Lintas Sektor

Emmy Haryanti

Rekrutmen Terbatas, Samarinda Masih Kekurangan Sekitar 500 Guru

Emmy Haryanti

Tujuh Sekolah Diresmikan, Andi Harun Dorong Transformasi Pendidikan Samarinda

Emmy Haryanti