infosatu.co
PEMERINTAH

Samarinda Terus Cari Solusi, Dongkrak PAD Tanpa Bebani Masyarakat

Teks: Wali Kota Samarinda Andi Harun. (Emmi/Infosatu)

Samarinda, Infosatu.co – Tekanan terhadap kemampuan fiskal daerah di tengah pemangkasan Transfer ke Daerah (TKD) mendorong Pemerintah Kota Samarinda mencari pendekatan baru dalam meningkatkan pendapatan asli daerah (PAD).

Wali Kota Samarinda Andi Harun menilai tantangan tersebut harus dijawab melalui inovasi dan peningkatan kapasitas Aparatur Sipil Negara (ASN).

“Persoalan fiskal daerah menjadi salah satu contoh masalah nyata yang dapat dijadikan materi pembelajaran dalam Samarinda Corporate University (Corpu),” ungkapnya belum lama ini.

Menurutnya, ASN tidak cukup hanya memahami persoalan secara teoritis. Mereka perlu didorong untuk mencari solusi atas berbagai persoalan yang dihadapi pemerintah daerah, termasuk bagaimana meningkatkan PAD tanpa menambah beban masyarakat.

“Bagaimana meningkatkan PAD tanpa membebani masyarakat di tengah efisiensi TKD misalnya,” kata Andi Harun.

Ia menjelaskan, konsep Samarinda Corpu memang diarahkan sebagai ruang bagi ASN untuk terus belajar dengan menjadikan persoalan yang dihadapi pemerintah daerah sebagai konten pembelajaran.

Selain persoalan PAD, pembelajaran tersebut nantinya dapat mencakup berbagai isu strategis lainnya, seperti penurunan stunting, pengurangan pengangguran hingga penurunan angka kemiskinan.

Lanjutnya, pendekatan tersebut penting agar proses peningkatan kompetensi ASN tidak terlepas dari kebutuhan nyata masyarakat.

“Problem-problem yang dihadapi oleh kota itu menjadi konten pembelajaran,” ujarnya.

Ia berharap proses pembelajaran tersebut dapat melahirkan ASN yang tidak hanya memiliki kemampuan individual, tetapi juga mampu menghasilkan inovasi yang memberikan dampak terhadap kinerja organisasi dan pelayanan kepada masyarakat.

Pemkot Samarinda dalam pengembangan Samarinda Corpu bekerja sama dengan Lembaga Administrasi Negara (LAN) Samarinda.

“Bagi saya Corpu dapat dikembangkan bersama manajemen talenta sehingga proses pembelajaran ASN sekaligus menjadi bagian dari upaya menyiapkan talenta aparatur untuk kebutuhan pemerintahan di masa mendatang,” pungkasnya.

Related posts

Ismed Bicara Warisan Kinerja: Pemimpin Boleh Berganti, Kerja Organisasi Harus Terus Berkembang

Emmy Haryanti

Akses Sanitasi Aman Samarinda Baru 13,52 Persen, Pemkot Siapkan Kampung Percontohan

Emmy Haryanti

Kaltim Kembali Salurkan 52,4 Ton Beras untuk Mahulu yang Dilanda Kekeringan

Rizki