infosatu.co
OLAHRAGA

Efek Veda Ega, Saat Moto3 Jadi Lebih Menarik Ketimbang MotoGP

Teks: Tangkapan layar foto Veda Ega Pratama saat mengikuti balapan di Instagram pribadinya. (Feed IG @Veda_54)

Samarinda, Infosatu.co – Demam balap motor dunia di Indonesia kini mengalami pergeseran kiblat yang unik. Jika biasanya kelas utama MotoGP selalu menjadi menu utama yang paling dinantikan, kehadiran pembalap muda asal Gunungkidul, Veda Ega Pratama, di kelas Moto3 musim 2026 ini berhasil membalikkan keadaan.

Hingga awal Juni 2026, Veda sukses menembus peringkat ke-5 klasemen sementara dunia dengan koleksi 66 poin. Menjadi satu-satunya pembalap non-Spanyol di jajaran lima besar dunia. Daya juang Veda di atas motor Honda Team Asia terbukti mampu menyedot emosi dan perhatian luar biasa dari para pencinta balap di tanah air, tak terkecuali di Kalimantan Timur.

Fenomena “Veda Effect” ini dirasakan langsung oleh pencinta balap lokal di Samarinda yang kini mengaku rela mengubah kebiasaan menontonnya demi mengawal perjuangan pembalap berusia 17 tahun tersebut di benua Eropa.

“Dulu nonton MotoGP tuh Moto2, Moto3 saya skip (lewatkan). Sekarang saya nontonnya Veda aja, MotoGP-nya malah saya gak nonton,” ujar Arifin, salah satu suporter balap motor asal Kalimantan Timur yang antusias mengikuti sepak terjang sang idola.

Bagi masyarakat lokal, menonton Veda bukan lagi sekadar melihat balapan motor, melainkan menyaksikan harga diri bangsa yang sedang dipertaruhkan di sirkuit-sirkuit elit Eropa sekelas Mugello di Italia hingga Jerez di Spanyol. Antusiasme ini pun melahirkan harapan besar agar sang pembalap bisa segera mengaspal di rumah sendiri pada seri MotoGP Mandalika di Indonesia.

“Saya juga pengen nonton Veda kalau ada di Sirkuit Mandalika, Lombok nanti,” tambah Arifin.

Harapan suporter seperti Arifin tentu sangat beralasan. Seri Moto3 di Sirkuit Mandalika nanti diprediksi akan menjadi puncak dari gelombang dukungan masyarakat Indonesia untuk Veda. Namun sebelum melangkah ke sana, ujian terdekat Veda sudah menanti di depan mata. Akhir pekan ini, 5–7 Juni 2026, Veda harus menaklukkan sirkuit baru yang asing baginya, Balaton Park, dalam gelaran Moto3 Hungaria.

Veda menjadi pembalap Indonesia pertama yang sukses naik ke podium Moto3 saat menempati posisi 3 pada MotoGP Brasil, beberapa pekan lalu.

Related posts

KONI Kaltim Tak Bisa Andalkan APBD, Dispora Dorong Perusahaan Jadi “Bapak Asuh” Cabor

Ratu

Seno Minta KONI Kaltim Solid

Ratu

Kaltim Bidik Lima Besar PON 2028 di Tengah Keterbatasan Anggaran dan Fasilitas

Ratu