infosatu.co
Pasuruan

Imbas Perang Global Distribusi Tersendat, Kini LPG 3 Kg ke Pasuruan Aman

Teks: Perwakilan Hiswana Migas Pasuruan, Dwi Handono, (infosatu.co/Koko).

Kota Pasuruan, infosatu.co – Distribusi Liquefied Petroleum Gas (LPG) 3 kilogram di wilayah Kota dan Kabupaten Pasuruan, Jawa Timur (Jatim) akhirnya dipastikan kembali normal.

Kondisi tersebut ditegaskan bukan karena kelangkaan, melainkan murni akibat keterlambatan distribusi. Akhirnya sempat membuat warga resah karena sulit ditemukan di sejumlah pangkalan dan toko.

Sekedar diketahui, LPG adalah gas minyak bumi cair campuran hidrokarbon yang dicairkan dengan tekanan tinggi untuk memudahkan penyimpanan dan pengangkutan sebagai bahan bakar memasak dan kendaraan.

Perwakilan Hiswana Migas (Himpunan Wiraswasta Nasional Minyak dan Gas) Pasuruan, Dwi Handono, mengungkapkan bahwa tersendatnya pasokan LPG 3 kg dipicu oleh dampak perang global yang memengaruhi jalur distribusi internasional.

Akibatnya, kapal tanker pengangkut LPG mengalami keterlambatan untuk masuk dan melakukan bongkar muat di sejumlah titik, termasuk di pelabuhan Tanjung Perak Surabaya.

“Sebetulnya bukan langka, tapi memang pengadaan gas sedikit terlambat. Dampak perang global membuat distribusi terganggu, sehingga kapal tanker yang masuk jadi terlambat. Ini yang membuat pengisian di SPBE (Stasiun Pengisian Bulk Elpiji) sempat tersendat,” ujarnya, Sabtu 11 April 2026.

Sedang keterlambatan distribusi LPG tersebut berdampak langsung pada distribusi di tingkat agen hingga pangkalan. Namun, kondisi itu kini mulai terurai setelah pasokan kembali masuk secara bertahap.

“Alhamdulillah, hari ini sudah kembali normal. Truk kami sudah antre sejak kemarin pagi, pengisian selesai sekitar pukul 09.00 WIB, dan tiba di gudang sekitar pukul 23.00 WIB. Tadi pagi mulai pukul 07.00 WIB, kami sudah kembali mendistribusikan LPG ke masyarakat,” jelasnya.

Untuk menjaga pemerataan, pihaknya menerapkan pembatasan sementara dalam pembelian. Rumah tangga disarankan membeli maksimal satu tabung, sementara pelaku Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) maksimal dua tabung.

“Kami mohon masyarakat membeli melalui pangkalan resmi. Untuk sementara rumah tangga satu tabung dan UMKM dua tabung agar distribusi merata. Besok hari Minggu juga akan ada penyaluran tambahan sesuai instruksi dari Pertamina,” tambah Han.

Ia juga mengimbau masyarakat agar tidak panik menyikapi situasi ini. Menurutnya, pemerintah bersama Pertamina telah menjamin ketersediaan LPG 3 kg untuk kebutuhan masyarakat, khususnya rumah tangga dan UMKM.

“Masyarakat jangan terlalu panik. Kami yakin pemerintah dan Pertamina bertanggung jawab agar kebutuhan LPG 3 kg tetap terpenuhi,” tegasnya.

Related posts

Tabur Bunga Penuh Khidmat! Dharma Pertiwi Pasuruan Kenang Jasa Pahlawan di HUT ke-62

Zainal Abidin

Aksi Nekat di Pagi Hari, Maling Gondol Motor Karyawan di Parkiran Almaz Chicken Pasuruan

Zainal Abidin

Gas Subsidi Disulap Jadi 12 Kg, Polres Pasuruan Bongkar Aksi Curang 2 Pelaku Pengoplosan

Zainal Abidin