infosatu.co
Pasuruan

Polres Pasuruan Beri Santunan dan Penguatan Keluarga Korban Kecelakaan di Rel Kereta

Teks: Polres Pasuruan, Korban Laka Kereta Api, Alfidia Arofah (26), (infosatu.co/Koko).

Pasuruan, infosatu.co – Duka mendalam menyelimuti Dusun Sobo, Desa Wonokoyo, Kecamatan Beji, Pasuruan, Jawa Timur (Jatim) menyusul peristiwa kecelakaan yang terjadi di perlintasan kereta di dusun tersebut.

Di tengah suasana pilu, jajaran Satbinmas Polres Pasuruan hadir langsung memberikan takziah, sekaligus santunan kepada keluarga korban yang mengalami kecelakaan di perlintasan kereta.

Kehadiran aparat kepolisian di rumah duka sekitar pukul 11.30 WIB bukan sekadar formalitas, melainkan wujud nyata empati dan kepedulian di saat keluarga tengah terpukul hebat.

Korban diketahui bernama Alfidia Arofah (26), warga setempat yang ditemukan meninggal dunia pada pukul 03.00 WIB di jalur rel kereta api petak Porong–Bangil Km 40+900, wilayah Desa Gununggangsir, Kecamatan Beji.

Kepergiannya meninggalkan luka mendalam bagi keluarga, terutama seorang suami dan dua anak laki-laki yang masih balita.

Kasat Binmas Polres Pasuruan, AKP Sunarti, menegaskan bahwa kehadiran pihaknya adalah bentuk tanggung jawab moral Polri terhadap masyarakat yang tertimpa musibah.

“Kami hadir untuk memberikan dukungan moril kepada keluarga yang ditinggalkan, sekaligus menyalurkan bantuan sosial sebagai bentuk kepedulian kami,” ungkapnya, Senin 6 April 2026.

Tak hanya itu, AKP Sunarti juga mengingatkan pentingnya kepedulian sosial di tengah masyarakat.

Menurutnya, lingkungan sekitar memiliki peran besar dalam mencegah terjadinya hal-hal yang tidak diinginkan.

“Kami mengajak masyarakat untuk lebih peka, saling peduli, dan segera melaporkan jika ada warga yang membutuhkan perhatian atau pendampingan, khususnya terkait kondisi psikologis,” tambahnya.

Dalam kegiatan tersebut, sejumlah pejabat dan personel Polres Pasuruan turut hadir, di antaranya Kasat Samapta, Kasubbag Binkar Bag SDM, Kanit Bhabinkamtibmas, serta anggota Satbinmas.

Kehadiran mereka diharapkan mampu menjadi penguat di tengah duka yang mendalam, sekaligus mengingatkan bahwa negara tidak pernah abai terhadap warganya yang sedang berduka.

Related posts

Polisi Merespons Cepat dari Layanan Call Center 110, Dugaan Mabuk di Ngabar Ternyata Pria Kelelahan

Zainal Abidin

Krapyakrejo Bergerak! Posyandu Lansia Jadi Pilar Kesehatan dan Kebersamaan

Zainal Abidin

Siswa SMKN 1 Nguling Pasuruan Antusias Ikuti Pelatihan Peraturan Baris Berbaris

Zainal Abidin

You cannot copy content of this page