Pasuruan, infosatu.co – Gerak cepat ditunjukkan jajaran Polsek Kraton, Polres Pasuruan Kota, Jawa Timur dalam merespons laporan masyarakat.
Hal itu dilakukan masyarakat melalui layanan Call Center 110 terkait dugaan gangguan ketertiban umum di Desa Ngabar, Kecamatan Kraton, Pasuruan, Jawa Timur.

Laporan yang masuk pukul 04.31 WIB dari warga berinisial D menyebut adanya aktivitas mencurigakan berupa dugaan mabuk-mabukan di depan rumah warga, tepatnya di RT 03 RW 02.
Tak butuh waktu lama, regu Patroli Blue Light langsung meluncur ke lokasi dan tiba hanya dalam hitungan menit, pukul 04.40 WIB.
Setibanya di lokasi, petugas sigap melakukan penyisiran serta pengamanan area. Namun, hasil pemeriksaan tidak menemukan adanya aktivitas mabuk-mabukan seperti yang dilaporkan.
Untuk memastikan kebenaran informasi, petugas melakukan pengumpulan bahan keterangan (Pulbaket) dengan mewawancarai sejumlah saksi di sekitar Tempat Kejadian Perkara (TKP), termasuk pelapor awal dan warga yang berada di lokasi kejadian.
Dari keterangan saksi, terungkap fakta sebenarnya. Sekitar pukul 04.30 WIB, warga menemukan seorang pria tergeletak di tepi jalan, tepat di samping sepeda motor Honda bernopol N **** T.
Pria tersebut kemudian dibangunkan oleh warga.
Saat dimintai keterangan, pria itu mengaku berasal dari wilayah Wonorejo dan sedang membawa muatan cumi-cumi.
Diduga kelelahan, ia memilih beristirahat sejenak di pinggir jalan sebelum akhirnya melanjutkan perjalanan ke arah utara.
Kapolsek Kraton, AKP Rio Sagita, menegaskan bahwa laporan dugaan mabuk-mabukan tersebut tidak terbukti.
“Dari hasil pengecekan di lapangan, tidak ditemukan aktivitas mabuk-mabukan. Yang bersangkutan diduga hanya beristirahat karena kelelahan saat membawa barang dagangan,” jelasnya, Senin 6 April 2026.
Setelah memastikan situasi aman dan kondusif, personel kembali melanjutkan patroli guna mengantisipasi potensi gangguan kamtibmas lainnya, termasuk pencegahan balap liar di jalur Sidogiri.
Polisi juga mengapresiasi kepedulian masyarakat yang aktif melaporkan situasi mencurigakan melalui layanan 110.
Meski laporan awal tidak terbukti, langkah cepat ini menjadi bukti kuat sinergi antara warga dan aparat dalam menjaga keamanan lingkungan tetap aman dan terkendali.
