Bontang, infosatu.co –Jika berbicara tentang wisata bahari di Kota Bontang, nama Pulau Beras Basah hampir selalu menjadi yang pertama disebut.
Pulau kecil yang berada di tengah laut ini telah lama dikenal sebagai ikon wisata unggulan, menawarkan panorama pasir putih, air laut jernih dan suasana tropis yang memikat.
Pulau ini menjadi destinasi favorit bagi wisatawan lokal maupun luar daerah yang ingin menikmati keindahan laut tanpa harus menempuh perjalanan jauh.
Pulau Beras Basah dapat diakses dengan mudah dari daratan Kota Bontang, khususnya melalui dermaga di kawasan Bontang Kuala.
Dari pusat kota, perjalanan menuju dermaga hanya membutuhkan waktu sekitar 15-20 menit. Selanjutnya, wisatawan melanjutkan perjalanan menggunakan kapal atau speedboat selama kurang lebih 30 menit.
Akses yang relatif cepat dan mudah ini menjadi salah satu alasan mengapa Pulau Beras Basah selalu ramai dikunjungi, terutama saat akhir pekan dan hari libur.
Setibanya di pulau, wisatawan akan langsung disambut hamparan pasir putih yang halus serta air laut berwarna biru toska yang jernih.
Airnya yang dangkal di sekitar bibir pantai membuat Pulau Beras Basah sangat cocok untuk berenang santai, bersantai atau sekadar mengabadikan momen.
Suasana pulau yang terbuka dengan angin sepoi-sepoi menghadirkan ketenangan yang sulit ditemukan di tengah hiruk pikuk kota.
Selain menikmati panorama pantai, aktivitas yang tidak kalah menarik di Pulau Beras Basah adalah watersport atau olahraga air.
Beragam wahana tersedia untuk wisatawan, mulai dari banana boat hingga permainan air lainnya yang memacu adrenalin.
Salah satu wisatawan asal Balikpapan, April, mengaku aktivitas olahraga air menjadi pengalaman paling berkesan selama berkunjung ke pulau ini.
“Suasana pulau sudah pasti indah. Tapi favorit saya itu waktu naik olahraga air banana boat, karena memacu adrenalin,” ujarnya kepada Narasi.co, Sabtu, 4 April 2026.
Menurutnya, kombinasi antara keindahan alam dan aktivitas seru di laut membuat Pulau Beras Basah tidak hanya menenangkan, tetapi juga menyenangkan.
Soal kelengkapan fasilitas, Pulau Beras Basah telah dilengkapi berbagai fasilitas pendukung wisata, seperti gazebo dan tempat istirahat, toilet umum, warung makanan dan minuman hingga enyewaan perlengkapan snorkeling.
Namun di balik pesonanya, terdapat catatan yang tak bisa diabaikan.
Berdasarkan pantauan Narasi.co di lapangan, masih ditemukan sampah di beberapa titik, terutama di area pesisir dan sekitar titik sandar perahu. Meski tidak mendominasi, keberadaan sampah tersebut cukup menjadi perhatian, mengingat Pulau Beras Basah adalah salah satu wajah wisata unggulan Kota Bontang.
Pemandangan ini menjadi pengingat bahwa keindahan alam tidak hanya untuk dinikmati, tetapi juga dijaga bersama.
Kesadaran wisatawan untuk tidak meninggalkan sampah, serta peran pengelola dan pemerintah dalam menjaga kebersihan kawasan, menjadi kunci agar Pulau Beras Basah tetap lestari.
Sebab, seindah apa pun panorama yang disuguhkan, kelestarian lingkungan tetap menjadi penentu apakah keindahan itu bisa bertahan atau perlahan memudar.
