Bontang, infosatu.co – Sebagian besar masjid dikenal sebagai tempat umat Muslim menunaikan ibadah salat dan kegiatan keagamaan.
Namun di Masjid Besar Al-Istiqomah yang berada di Jalan DI Pandjaitan, Kelurahan Api-Api, Kecamatan Bontang Utara, fungsi masjid dimaknai lebih luas.

Selain menjadi tempat ibadah, masjid di Kota Bontang tersebut juga menghadirkan berbagai layanan sosial yang dapat dimanfaatkan langsung oleh jemaah.
Melalui sebuah spanduk layanan yang terpasang di area masjid, pengurus menyampaikan sejumlah fasilitas yang disediakan bagi masyarakat.
Mulai dari tempat mandi yang dilengkapi sabun, sikat, hingga pasta gigi bagi jemaah yang membutuhkan.
Tidak berhenti di situ, pengurus juga menyediakan tempat tidur bagi jemaah yang ingin beristirahat atau bermalam di masjid.
Bahkan, bagi mereka yang menginap, pengurus turut menyiapkan sarapan pagi.
Layanan tersebut menjadi bentuk kepedulian pengurus masjid untuk menghadirkan suasana yang lebih ramah bagi jemaah, terutama bagi musafir atau masyarakat yang membutuhkan tempat singgah sementara.
Fasilitas lain yang cukup menarik perhatian adalah penyediaan sandal gratis bagi jemaah yang kehilangan alas kaki saat menunaikan salat kejadian yang kerap terjadi di berbagai masjid.
Selain itu, pengurus juga membuka layanan cetak spanduk atau undangan secara gratis bagi jemaah yang membutuhkan, khususnya untuk kegiatan sosial maupun keagamaan di lingkungan masyarakat.
Penjaga Masjid Al-Istiqomah, Muhammad Kasim, mengatakan program pelayanan tersebut mulai dijalankan sekitar dua bulan terakhir.
Menurutnya, berbagai fasilitas tersebut merupakan bagian dari upaya pengurus masjid untuk menghadirkan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat sekitar.
“Dana yang dipakai dari infak. Alhamdulillah program ini mulai dijalankan dan banyak manfaatnya,” ujarnya, Jumat, 3 April 2026.
Ia menuturkan, meskipun jumlah jemaah yang menginap tidak terlalu banyak, fasilitas yang tersedia tetap dimanfaatkan oleh sebagian masyarakat.
Biasanya, jemaah yang bermalam akan melanjutkan perjalanan pada pagi hari. Namun tidak semua mengetahui bahwa masjid juga menyediakan sarapan bagi mereka yang menginap.
“Memang yang menginap tidak banyak. Biasanya pagi mereka sudah pergi, padahal ada sarapan kalau mereka melapor,” tuturnya.
Menurut Kasim, sejak berdiri, Masjid Al-Istiqomah memang berupaya tidak hanya berfungsi sebagai tempat ibadah semata, tetapi juga memberikan kontribusi sosial bagi masyarakat di sekitarnya.
Karena itu, pengurus berharap berbagai layanan yang telah disediakan dapat terus berjalan dan semakin banyak dimanfaatkan oleh jemaah.
“Harapan kami, masjid ini bisa memberi manfaat lebih luas bagi masyarakat,” pungkasnya. (Adv)
