infosatu.co
Samarinda

Hari Idulfitri, Arus Samarinda-Bontang Terpantau Lancar Meski Volume Kendaraan Meningkat

Teks: Pantauan di simpang tiga Jalan PM Noor menuju jalan Poros Samarinda-Bontang, Jumat, 20/3/2026. (Infosatu.co/Adi)

Samarinda, infosatu.co – Arus lalu lintas di jalur poros Samarinda-Bontang, Kalimantan Timur (Kaltim) terpantau relatif lancar pada Jumat, 20 Maret 2026.

Hari Jumat 2026 ini merupakan hari H Idulfitri versi Muhammadiyah sekaligus H-1 Lebaran versi pemerintah, sehingga pergerakan kendaraan mulai meningkat, namun belum menimbulkan kemacetan berarti.

Berdasarkan pantauan di lapangan, kendaraan roda dua maupun roda empat masih dapat melintas dengan kecepatan normal.

Arus kendaraan didominasi oleh pemudik yang menggunakan kendaraan pribadi, baik sepeda motor maupun mobil, dengan arah keluar dari Kota Samarinda menuju Bontang.

Di sejumlah titik persimpangan Jalan PM. Noor dan kawasan padat aktivitas, arus lalu lintas masih terkendali.

Meski terjadi peningkatan volume kendaraan dibanding hari biasa, perlambatan hanya terjadi sesaat, terutama saat kendaraan keluar masuk gang atau kawasan permukiman.

Salah satu pengendara sepeda motor yang melintas di jalur Samarinda-Bontang, Ikhsan mengatakan, kondisi lalu lintas hingga siang hari masih dalam kategori aman dan lancar.

“Untuk hari ini memang ada peningkatan kendaraan karena sudah mendekati Lebaran versi pemerintah. Tapi secara umum masih lancar, belum ada kepadatan signifikan,” ujarnya.

Ia juga menilai pola pergerakan pemudik tahun ini cenderung tidak menumpuk pada satu waktu tertentu.

“Kalau dibandingkan tahun-tahun sebelumnya, sekarang pemudik lebih menyebar. Jadi tidak terjadi lonjakan drastis di satu hari saja,” tambahnya.

Kondisi ini sejalan dengan pantauan di Terminal Lempake pada Kamis, 19 Maret 2026 arah Samarinda-Bontang juga sebaliknya yang menunjukkan penurunan jumlah penumpang sejak H-7 hingga H-1 lebaran. Hal tersebut mengindikasikan sebagian masyarakat telah melakukan perjalanan lebih awal untuk menghindari kepadatan.

Jalur Samarinda-Bontang sendiri merupakan salah satu akses utama yang menghubungkan kota-kota strategis di Kalimantan Timur, sehingga menjadi rute favorit bagi pemudik jalur darat.

Untuk mendukung kelancaran arus mudik, sebelumnya aparat gabungan melalui Operasi Ketupat Mahakam 2026 tetap menyiagakan 10 pos pengamanan dan pelayanan di titik-titik strategis sepanjang jalur tersebut.

Posko-posko ini difungsikan untuk pengaturan lalu lintas, pelayanan informasi, penanganan darurat, serta tempat istirahat sementara bagi pemudik.

Related posts

Lonjakan Pengunjung Jelang Lebaran, Big Mall Samarinda Tetap Kondusif

Firda

Terminal Sungai Kunjang Masih Lengang Pemudik di Hari Ke 7 Beroperasinya Pos PAM

Firda

Pemudik Pilih Berangkat Lebih Dini Demi Antisipasi Perubahan Jadwal Lebaran

Rizki

You cannot copy content of this page