Jakarta, infosatu.co – Puncak arus mudik Lebaran mulai terasa di Stasiun Pasar Senen (PSE) Jakarta Pusat yang dipadati ribuan penumpang sejak pagi hingga sore hari. Lonjakan jumlah pemudik terlihat dari antrean panjang di area check-in, peron, hingga ruang tunggu yang nyaris penuh.

Para calon penumpang tampak membawa berbagai barang bawaan, mulai dari koper besar hingga kardus berisi oleh-oleh untuk keluarga di kampung halaman.
Salah satu petugas PSE Rengga mengatakan, peningkatan jumlah penumpang sudah terjadi sejak beberapa hari terakhir, namun mencapai puncaknya pada hari ini.
“Untuk hari ini memang puncaknya. Dari pagi penumpang sudah sangat padat,” ujar Rengga saat ditemui di Stasiun Pasar Senen, Jakarta Pusat, Rabu 18 Maret 2026.
Ia menjelaskan, pihak stasiun telah mengantisipasi lonjakan tersebut dengan menambah personel pelayanan serta memperketat pengaturan alur penumpang agar tetap tertib dan aman.

“Kami juga mengimbau kepada para penumpang untuk datang lebih awal, minimal satu jam sebelum keberangkatan, agar tidak tertinggal kereta,” tambahnya.
Selain itu, pihak stasiun juga menyediakan posko kesehatan dan pengamanan untuk mendukung kelancaran arus mudik. Posko kesehatan disiagakan bagi penumpang yang membutuhkan pemeriksaan atau mengalami gangguan kesehatan ringan, sementara posko pengamanan melibatkan petugas gabungan untuk menjaga situasi tetap kondusif.
Sementara itu, sejumlah pemudik mengaku sudah mempersiapkan perjalanan sejak jauh hari untuk menghindari kehabisan tiket. Salah satunya, Dedi (34), yang hendak pulang ke Solo bersama keluarganya.
“Tiket sudah saya pesan dari dua minggu lalu. Kalau mepet biasanya sudah habis, apalagi sekarang lagi puncaknya,” tutupnya.
Meski terjadi kepadatan, situasi di stasiun terpantau tetap kondusif dengan pengawasan ketat dari petugas kepolisian. Pengumuman keberangkatan kereta juga terus disampaikan secara berkala untuk memastikan kelancaran arus penumpang.
