infosatu.co
Pasuruan

Bawaslu Kota Pasuruan Hadirkan MOOC Literasi Demokrasi

Teks: Vita Suci Rahayu, Ketua Bawaslu Kota Pasuruan, (infosatu.co/Koko).

Kota Pasuruan, infosatu.co – Komitmen memperkuat kualitas demokrasi terus ditunjukkan Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kota Pasuruan, Jawa Timur (Jatim) melalui peluncuran program Massive Open Online Course (MOOC) Literasi Demokrasi.

Teks: Mahasiswa, para tamu undangan Bawaslu Kota Pasuruan, (infosatu.co/Koko).

Inovasi berbasis digital ini menjadi langkah progresif dalam membangun kesadaran kritis masyarakat, khususnya kalangan mahasiswa, terhadap pentingnya pengawasan Pemilu yang partisipatif dan berintegritas.

Launching yang digelar di Ruang Pejabat Pengelola Informasi dan Dokumentasi (PPID) Bawaslu Kota Pasuruan tersebut dihadiri perwakilan organisasi kemahasiswaan, di antaranya Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Universitas PGRI Wiranegara dan BEM Universitas Merdeka Pasuruan.

Keterlibatan mahasiswa menjadi bukti bahwa Bawaslu membuka ruang kolaborasi luas dengan kalangan kampus sebagai mitra strategis dalam memperkuat literasi demokrasi.

Ketua Bawaslu Kota Pasuruan, Vita Suci Rahayu, menegaskan bahwa transformasi digital menjadi keniscayaan dalam pendidikan demokrasi saat ini.

Menurutnya, MOOC Literasi Demokrasi dirancang sebagai platform pembelajaran interaktif yang mudah diakses, gratis, serta relevan dengan kebutuhan generasi muda.

“Melalui inovasi ini, kami ingin memastikan bahwa edukasi pengawasan Pemilu tidak lagi terbatas ruang dan waktu. Mahasiswa sebagai agen perubahan harus dibekali pemahaman yang komprehensif agar mampu menjadi pengawas partisipatif yang cerdas dan berintegritas,” ujar Vita kepada wartawan infosatu.co, Senin 23 Februari 2026.

Platform MOOC tersebut memuat materi pengawasan Pemilu, pencegahan pelanggaran, penanganan sengketa, hingga simulasi permohonan informasi publik melalui PPID dan Jaringan Dokumentasi dan Informasi Hukum (JDIH).

Peserta launching bahkan diberikan kesempatan mencoba langsung fitur pembelajaran, menandakan kesiapan sistem sekaligus keseriusan Bawaslu dalam menghadirkan inovasi yang aplikatif.

Langkah ini mempertegas posisi Bawaslu Kota Pasuruan bukan hanya sebagai lembaga pengawas, tetapi juga sebagai institusi edukatif yang adaptif terhadap perkembangan teknologi.

Dengan menggandeng organisasi kemahasiswaan, Bawaslu optimistis literasi demokrasi dapat menyebar lebih luas dan berkelanjutan di lingkungan kampus maupun masyarakat.

Peluncuran MOOC Literasi Demokrasi menjadi simbol transformasi kelembagaan yang visioner, sekaligus wujud nyata komitmen Bawaslu Kota Pasuruan dalam membangun budaya demokrasi yang modern, transparan, dan berkeadilan.

Related posts

Wujud Kepedulian TNI, Satgas TMMD Hadirkan Harapan Baru Lewat Rehabilitasi RTLH

Zainal Abidin

Tanpa Kenal Lelah, Satgas TMMD Percepat Pembangunan MCK di Wonosari

Zainal Abidin

Hadir di Tengah Masyarakat, Polres Pasuruan Kota Intensifkan Patroli Dini Hari

Zainal Abidin

You cannot copy content of this page