infosatu.co
DISKOMINFO KALTIM

Sedekah Oksigen, 1000 Pohon Ditanam Gubernur Kaltim Rudy Mas’ud

Teks: Gubernur Kalimantan Timur, Rudy Mas'ud

Samarinda infosatu.co — Gubernur Kalimantan Timur (Kaltim), Rudy Mas’ud, tanam 1000 pohon secara nasional di kawasan Pondok Pesantren Al-Bahjah Cabang Samarinda, Kecamatan Samarinda Ulu, Kamis 6 November 2025.

Kegiatan yang dihadiri oleh Kepala Dinas Kehutanan, serta jajaran Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur ini, mengusung tema “Menanam Pohon, Sedekah Oksigen”.

Sebanyak 1.000 pohon ditanam di area pondok pesantren sebagai bentuk kepedulian lingkungan dan pelestarian alam.

Menurut Rudy Mas’ud, penanaman pohon merupakan wujud kasih sayang Tuhan yang diberikan kepada seluruh makhluk tanpa pandang bulu.

Melalui kegiatan ini, manusia diingatkan untuk turut menjaga bumi dan memberikan kehidupan kepada sesama.

“Menanam pohon adalah sedekah oksigen untuk seluruh makhluk Tuhan. Artinya, ini bukan hanya kegiatan seremonial, tetapi juga ladang amal ibadah, ” katanya.

“Satu pohon sama dengan memberikan kehidupan bagi seluruh umat manusia,” ujar Rudy

Rudy menjelaskan, kegiatan tersebut juga merupakan tindak lanjut dari Undang-Undang Nomor 24 Tahun 2008, yang menetapkan penanaman pohon sebagai momentum nasional.

Rudy berharap kegiatan seperti ini tidak hanya dilakukan setiap tahun, melainkan bisa diterapkan kapan saja sebagai gerakan berkelanjutan.

Selain di kawasan pesantren, Rudy juga meminta Dinas Kehutanan, Dinas Perkebunan, dan Dinas Pertanian untuk melakukan penanaman di sepanjang jalur jalan provinsi di Kalimantan Timur.

Upaya ini melibatkan pemerintah kabupaten/kota, pelaku usaha, serta masyarakat, agar gerakan penghijauan berjalan masif di seluruh wilayah.

“Kita berharap pohon yang ditanam memberi manfaat dan tidak merusak jalan karena akar atau daunnya, kita akan menyesuaikan nya nanti”, tambahnya.

Buah yang ditanam seperti jambu, alpukat, durian, kelengkeng, dan harapannya juga bisa buah lai.

Lebih lanjut, Rudy mencontohkan praktik penanaman pohon di Cina yang menanam mangga dan kelengkeng di pinggir jalan sebagai bagian dari gerakan hijau nasional.

Ia berharap Kalimantan Timur bisa melakukan hal serupa.

Ketika ditanya soal langkah pengembalian kawasan hutan di Kalimantan Timur, Rudy Mas’ud menjelaskan bahwa pemerintah daerah juga tengah fokus pada reklamasi lahan pascatambang.

“Untuk area pertambangan yang sudah direklamasi dan ditanami kembali, sebaiknya dikembalikan kepada pemerintah — baik provinsi maupun kabupaten/kota — agar bisa dimanfaatkan untuk kegiatan yang lebih produktif,” jelasnya.

Selain itu, terdapat percetakan sawah yang akan dilaksanakan di kawasan Gunung Bayan, dan kini telah diserahkan kepada Kodam VI/Mulawarman untuk dikelola.

Rudy berharap seluruh langkah penghijauan ini dapat memperkuat komitmen Kalimantan Timur sebagai provinsi hijau yang menjaga keseimbangan alam dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Related posts

Jelang Idulfitri, Dinas Pangan Kaltim Minta Pedagang Tak Pasang Harga di Atas Eceran Tertinggi

Firda

Gerakan Pangan Murah Dinas TPH Kaltim Jaga Stabilitas Harga Jelang Idulfitri

Firda

Koordinasi dengan Kemendagri dan BPK, Pembatalan Mobil Dinas Rp8,5 Miliar Masih Diproses

Firda

You cannot copy content of this page