Bontang, infosatu.co – Pemerintah Kota (Pemkot) Bontang Kalimantan Timur (Kaltim) mengevaluasi pelaksanaan 121 kegiatan yang tersebar dalam tujuh program unggulan daerah.
Hal tersebut terungkap dalam Rapat Koordinasi Pimpinan yang digelar di Ruang Rapat Utama Kantor Wali Kota Bontang, Rabu, 29 April 2026.
Rapat yang dipimpin Wali Kota Bontang Neni Moerniaeni tersebut dihadiri para asisten, kepala organisasi perangkat daerah (OPD), camat, lurah, serta pejabat terkait.
Agenda ini juga membahas capaian pelaksanaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Triwulan I Tahun Anggaran 2026.
Tujuh program yang dievaluasi meliputi Bontang Sehat, Bontang Pintar, Gerakan Ekonomi Bontang, Pelayanan Publik Prima, Menata Bontang, Komitmen Bontang, dan Inovasi Bontang.
Dalam pembahasan, sejumlah kegiatan dilaporkan belum berjalan optimal. Selain itu, kualitas data dan pelaporan kinerja dinilai masih perlu diperbaiki, termasuk dalam pencatatan capaian penghargaan daerah.
Dari sisi anggaran, realisasi keuangan dan fisik Triwulan I tercatat masih berada di bawah target yang ditetapkan. Kondisi tersebut mendorong perlunya percepatan pelaksanaan kegiatan serta penguatan sistem pemantauan berbasis digital melalui Sistem Informasi Manajemen Proyek.
Wali Kota Bontang, Neni Moerniaeni, menekankan perlunya peningkatan efektivitas pelaksanaan program di tengah keterbatasan anggaran.
“Fokus utama adalah memastikan program berjalan dengan efisien dan memberikan dampak langsung kepada masyarakat,” ujarnya.
Ia juga menyoroti pentingnya penguatan sektor pendidikan dan kesehatan, percepatan pembangunan fasilitas pendidikan, serta peningkatan kualitas layanan publik melalui kolaborasi lintas perangkat daerah.
Hasil rapat ini menjadi bahan evaluasi pemerintah daerah untuk mendorong percepatan pelaksanaan program prioritas sepanjang tahun anggaran 2026. (Adv)
