Samarinda, Infosatu.co – Kepala Dinas Pemuda, Olahraga dan Pariwisata (Disporapar) Samarinda, Muslimin mengatakan pihaknya masih menunggu penerbitan Technical Handbook (THB) Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) VIII Kalimantan Timur di Kabupaten Paser.
Menurutnya, Surat Keputusan (SK) terkait 64 cabang olahraga (cabor) dan nomor tanding memang telah diterbitkan. Namun, dokumen tersebut belum memuat seluruh aturan teknis pertandingan yang dibutuhkan kontingen.
“THB itu kan isinya bukan nomor tanding saja. Tapi mekanisme aturan pertandingan, menyangkut tanggal, tempat, waktu, baru nomor tandingnya, peraturan mekanisme pertandingannya,” ujarnya di Samarinda, Rabu, 23 September 2026.
Ia mengaku pihaknya telah beberapa kali meminta PB Porprov segera menerbitkan THB. Dokumen tersebut dinilai penting agar daerah memiliki waktu mempelajari aturan sebelum pelaksanaan technical meeting.
“Jangan sampai nanti pada saat technical meeting kita perdebatannya hanya di situ. Tapi kalau sudah diberikan satu bulan sebelumnya, sudah enak mempelajarinya,” jelasnya.
Di tengah penantian THB, Samarinda juga mulai melakukan verifikasi ulang terhadap 64 cabor yang sebelumnya direncanakan mengikuti Porprov. Verifikasi dilakukan untuk melihat kesiapan sekaligus target medali masing-masing cabor.
Ia menyebut, Samarinda memperkirakan mengirim sekitar 1.500 atlet. Namun, jumlah cabor yang diberangkatkan masih dapat berubah setelah proses verifikasi.
“Karena menyangkut efisiensi anggaran. Kita akan melihat bagaimana presentasi yang disampaikan oleh cabang olahraga Kota Samarinda, dari target medali yang ingin mereka persembahkan buat Pemerintah Kota Samarinda,” terangnya.
Cabor yang dinilai tidak mampu memberikan gambaran target prestasi secara meyakinkan berpotensi tidak diberangkatkan.
“Berangkat bukan sekadar jalan-jalan, tapi berangkat untuk juara,” tegas Muslimin.
Ia menambahkan, verifikasi ulang terhadap 64 cabor ditargetkan selesai dalam seminggu ke depan. Setelah itu, barulah pihaknya akan mendaftar ke KONI Kaltim. Pihaknya juga berencana meninjau fasilitas pendukung Porprov di Paser, termasuk hotel, akomodasi, dan venue pertandingan.
