infosatu.co
PEMERINTAH

Sebelum Diterapkan ke Warga, Pegawai Pemkot Samarinda Jadi Pelanggan Pertama Parkir Berlangganan

Teks: Wali Kota Samarinda Andi Harun. (Emmi/Infosatu)

Samarinda, Infosatu.co – Pemerintah Kota (Pemkot) Samarinda memilih memulai kebijakan parkir berlangganan dari internal pemerintahan sebelum diterapkan secara luas kepada masyarakat.

Sekitar 16 ribu hingga 17 ribu pegawai di lingkungan Pemkot Samarinda direncanakan menjadi peserta awal dalam uji coba sistem tersebut.

Wali Kota Samarinda Andi Harun mengatakan langkah itu dilakukan agar pemerintah menjadi contoh sebelum masyarakat diwajibkan mengikuti sistem parkir berlangganan.

“Kita akan mulai uji coba dari seluruh pegawai di lingkungan pemerintah. Kurang lebih 16-17 ribu akan memulai itu. Kenapa kita mulai dari pegawai? Biar kita menjadi contoh,” kata Andi Harun, Sabtu 22 Agustus 2026.

Menurutnya, penerapan kebijakan dari lingkungan pemerintah juga menjadi bagian dari upaya membangun kepercayaan masyarakat terhadap sistem baru tersebut.

Andi Harun mengatakan dirinya bersama seluruh pegawai Pemkot Samarinda akan menjadi pengguna awal sistem parkir berlangganan.

Dalam rencana tersebut, kendaraan roda dua dikenakan biaya sekitar Rp400 ribu per tahun, sedangkan kendaraan roda empat sekitar Rp1 juta per tahun.

Pemkot juga mempertimbangkan pemberian diskon untuk kendaraan kedua dan seterusnya agar kebijakan tersebut tidak terlalu membebani masyarakat.

“Dan nanti akan bahkan akan dapat diskon ya bagi kendaraan kedua dan seterusnya supaya tidak terlalu memberatkan,” ucapnya.

Setelah tahap uji coba berjalan, sistem tersebut akan dikelola secara profesional dan diarahkan menuju sistem pembayaran tanpa uang tunai.

“Saya berharap penerapan dari internal pemerintah dapat menjadi contoh bahwa kebijakan parkir berlangganan tidak hanya ditujukan kepada masyarakat, tetapi terlebih dahulu dijalankan oleh pemerintah sendiri,” tandasnya.

Related posts

Kekeringan Ancam 50 Hektare Lahan Pertanian Samarinda, Pemkot Siapkan Skema Bantuan

Emmy Haryanti

Kadar Garam Air di Intake Palaran Masih Aman, Operasional PDAM Tetap Berjalan

Rizki

Kaltim Darurat Karhutla, Usulan OMC Segera Diajukan ke BNPB

Rizki