infosatu.co
KALTIM

Kapolda Kaltim Akui Anggotanya Arogan, Minta Maaf dan Tarik Personel untuk Diperiksa

Teks: Kepala Kepolisian Daerah (Kapolda) Kalimantan Timur (Kaltim) Irjen Pol Endar Priantoro (Infosatu.co/R’sya)

Samarinda, Infosatu.co – Kepala Kepolisian Daerah (Kapolda) Kalimantan Timur (Kaltim) Irjen Pol Endar Priantoro mengakui tindakan arogan anggotanya yang viral setelah insiden dengan mahasiswa Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) Samarinda.

Ia pun meminta maaf kepada masyarakat dan memastikan personel tersebut telah ditarik untuk menjalani pemeriksaan.

“Untuk masalah penanganan anggota kami yang kemarin viral, yang dianggap arogan dan memang arogan, kita sedang melakukan pemeriksaan kepada yang bersangkutan,” ujarnya saat menanggapi aksi demonstrasi di Kantor Gubernur Kaltim, Jalan Gajah Mada, Samarinda, Rabu, 21 Oktober 2026.

Endar menjelaskan, personel tersebut berasal dari Polda Kalimantan Kaltim. Penarikan dilakukan sebagai tindak lanjut atas perilaku anggota yang menjadi sorotan publik tersebut. Ia menyebut, hasil pemeriksaan akan menjadi dasar untuk menentukan sanksi terhadap personel yang bersangkutan.

“Kita tunggu pemeriksaannya dan nanti apa hukuman yang dijatuhkan kepada yang bersangkutan,” jelasnya.

Endar juga menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat atas tindakan anggotanya. Menurutnya, perilaku arogan bertentangan dengan upaya kepolisian menjaga situasi tetap kondusif dan membangun hubungan baik dengan masyarakat.

“Saya mewakili dan juga meminta maaf apabila ada anggota yang seperti itu. Itu di luar aktivitas kita, karena kita ingin bersama-sama masyarakat, ingin menjaga situasi kondusif. Hal seperti itu merusak apa yang sudah kita lakukan,” tegasnya.

Ia turut mengapresiasi masyarakat yang mengawasi perilaku anggota kepolisian. Endar meminta masyarakat melaporkan apabila menemukan anggota yang bertindak tidak sesuai aturan agar dapat ditindaklanjuti.

Ia menambahkan, sikap arogan tidak dibenarkan dalam pelaksanaan tugas pengamanan karena bertentangan dengan prosedur tetap yang berlaku.

Selain menanggapi persoalan tersebut, Endar berharap demonstrasi yang berlangsung di Kaltim dapat berjalan tertib hingga massa kembali ke rumah masing-masing tanpa insiden yang tidak diinginkan.

Related posts

Rudy Mas’ud Tegas akan Kembalikan Ajudan yang Terlibat Insiden dengan Mahasiswi GMNI

Rizki

Geram Nilai 90 Persen Jawaban Gubernur Kaltim Normatif, Aksi Lanjutan Menanti

R'sya Rahmadina

Geram Bawa 7 Tuntutan ke Pemprov Kaltim, Soroti Karhutla hingga Kelangkaan BBM

R'sya Rahmadina