infosatu.co
OLAHRAGA

Berbekal Rekam Jejak PON, Hockey Kaltim Bidik Emas di Kejurnas 2026

Teks: Kontingen Pengprov FHI Kaltim yang akan berlaga di Kejurnas Banten. (Dok: KONI Kaltim)

Samarinda, Infosatu.co – Rekam jejak prestasi di Pekan Olahraga Nasional (PON) menjadi modal Federasi Hockey Indonesia (FHI) Kalimantan Timur (Kaltim) untuk membidik medali emas pada Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Hockey Indoor 2026 di Banten.

Sebanyak 28 personel disiapkan untuk menghadapi ajang yang berlangsung 23-30 Agustus 2026. Kontingen tersebut terdiri dari 12 atlet putra, 12 atlet putri, 3 pelatih dan 1 manajer.

Wakil Ketua I Pengprov FHI Kaltim Syamsu Nur mengatakan persiapan telah dilakukan secara serius melalui pemusatan latihan selama 20 hari. Program tersebut mencakup peningkatan fisik, teknik, taktik, strategi permainan hingga kesiapan mental.

“Target kami membawa pulang medali emas. Kami ingin menjaga marwah dan gengsi olahraga Kaltim di kancah nasional,” tegas Syamsu, Rabu, 19 Agustus 2026.

Menurut Syamsu, kondisi para atlet saat ini berada dalam keadaan prima. Daya juang dan optimisme pemain juga dinilai menjadi modal untuk menghadapi persaingan di tingkat nasional.

Target tersebut tidak terlepas dari catatan prestasi hockey Kaltim pada ajang PON. Pada PON Papua, hockey Kaltim menyumbangkan satu medali emas dan satu perak melalui tim putri dan putra.

Prestasi tersebut kembali berlanjut pada PON Aceh-Sumut 2024. Hockey Kaltim mampu meraih dua medali emas melalui kategori putri outdoor dan putra.

Wakil Ketua I KONI Kaltim Hendra Radinal Ary mengatakan capaian tersebut menunjukkan hockey memiliki rekam jejak yang kuat dalam memberikan kontribusi bagi prestasi olahraga Kaltim di tingkat nasional.

“Hoki ini kalau kita review ke belakang punya rekam jejak yang luar biasa. Di Papua, hoki menyumbang satu emas dan satu perak. Kemudian di Aceh-Sumut 2024 bisa mengawinkan emas melalui tim wanita outdoor dan tim cowok,” beber Hendra.

Menurut Hendra, prestasi tersebut tidak terlepas dari kerja sama antara pengurus, pelatih dan atlet dalam menjalankan program pembinaan.

Komitmen atlet untuk mengikuti program yang telah disusun juga menjadi bagian penting dalam menjaga prestasi cabang olahraga tersebut.

“Program yang disusun pengurus tidak akan berjalan tanpa dukungan dan komitmen dari para atlet,” tutup Hendra.

Related posts

Anggaran Porprov Paser 2026 Masih Kurang Rp5 Miliar

Rizki

5 Alasan Berenang Bisa Menjadi Pilihan Olahraga yang Ramah bagi Tubuh

Rizki

14 Cabor Belum Masuk Usulan Porprov Kaltim, Kebutuhan Anggaran Jadi Pertimbangan

Rizki