Samarinda, Infosatu.co – Sekretaris Daerah (Sekda) kota Samarinda, Neneng Chamelia Shanti menekankan pentingnya menanamkan budaya antikorupsi sejak dini kepada generasi muda melalui pendidikan karakter dan pembiasaan perilaku jujur dalam kehidupan sehari-hari.
Menurutnya, keberhasilan seseorang tidak hanya diukur dari kecerdasan akademik, tetapi juga dari kekuatan karakter moral dan integritas yang dimiliki.
“Keberhasilan seseorang tidak hanya ditentukan oleh kecerdasan akademik, tetapi juga oleh karakter moral dan integritas yang kuat,” Ungkap Neneng sapaan karibnya, Selasa, 13 Oktober 2026.
Lebih lanjut, Neneng menyebutkan budaya antikorupsi perlu dibangun melalui kebiasaan sederhana yang diterapkan secara konsisten, baik di lingkungan sekolah maupun dalam kehidupan sehari-hari.
Sikap tidak menyontek, disiplin, bertanggung jawab, serta menghargai sesama merupakan bentuk nyata penerapan nilai kejujuran dan integritas.
“Perjalanan menuju sukses tidak hanya ditentukan oleh kecerdasan intelektual (smart), tetapi yang jauh lebih penting adalah integritas dan karakter moral yang kuat,” Ucap Neneng.
Keteladanan dari para pendidik dinilai menjadi faktor penting agar nilai kejujuran, kedisiplinan, dan tanggung jawab tidak sekadar dipahami sebagai teori, tetapi benar-benar diterapkan dalam perilaku sehari-hari.
Melalui kegiatan ini, Pemkot Samarinda berharap tumbuh generasi muda yang tidak hanya cerdas dan berprestasi, tetapi juga menjunjung tinggi kejujuran, menolak segala bentuk kecurangan, serta memiliki integritas sebagai fondasi membangun masyarakat yang bersih dan bebas dari korupsi. (ADV)
